Ilustrasi (MI/ROMMY PUJIANTO)
Ilustrasi (MI/ROMMY PUJIANTO)

Pendapatan Anjlok, Laba Elnusa Tenggelam 10,6% ke Rp375 Miliar

Dian Ihsan Siregar • 25 Februari 2016 17:36
medcom.id, Jakarta: Anak usaha PT Pertamina (Persero), PT Elnusa Tbk (ELSA) mengalami penurunan pendapatan sebanyak 10,6 persen menjadi Rp3,77 triliun di 2015. Angka itu lebih rendah dibandingkan dengan posisi Rp4,22 triliun di 2014.
 
Dengan pendapatan yang mengalami penurunan itu, maka Elnusa mencatat laba bersih terhempas jauh menjadi Rp375 miliar atau mengalami penurunan sebanyak 11,84 persen bila dibandingkan dengan perolehan laba sebesar Rp426 miliar di 2014.
 
Head of Corporate Communications ELSA, Sri Purwanto menjelaskan, perhitungan laba tersebut memang tidak memperhitungkan laba atas penjualan tanah di 2014 sebesar Rp87 miliar.‎ Namun, di tengah kondisi itu kami berhasil menekan penurunan pendapatan usaha serendah mungkin.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Di tengah kondisi tersebut, dengan dilakukannya tindakan-tindakan terbaik kami berhasil menekan penurunan pendapatan usaha serendah mungkin dan tetap mencatatkan pertumbuhan laba yang cukup menggembirakan," ucap Sri, dalam siaran persnya, di Jakarta, Kamis (25/2/2016).
 
Dalam hal ini, posisi pendapatan tercatat sebesar Rp3,77 triliun atau turun 10,6 persen, di mana posisi beban pokok pendapatan turut turun menjadi ‎Rp3,05 triliun di 2015, dari Rp3,46 triliun di akhir 2014. Posisi laba kotor dan usaha masing-masing menjadi Rp718,81 miliar dan Rp470,19 miliar.
 
Upaya efisiensi dan efektivitas yang diikuti oleh perubahan metode kerja dan inovasi perseroan dapat terlihat dari penurunan persentase beban pokok penjualan terhadap pendapatan dari 81,99 persen pada tahun sebelumnya menjadi 80,96 persen per Desember 2015.
 
"Masih baiknya profitabilitas Elnusa ini juga turut dikontribusikan oleh anak perusahaan Perseroan terutama PT Elnusa Petrofin yang bergerak di bidang jasa distribusi dan logistik energi yang masih memiliki profitabilitas baik pada kondisi saat ini," pungkas dia.
 
Saat ini, posisi aset perseroan di sepanjang 2015 meningkat menjadi Rp4,4 triliun jika dibandingan dengan posisi aset 2014 sebesar Rp4,25 triliun. Adapun posisi liabilitas dan ekuitas masing-masing menjadi Rp1,77 triliun dan Rp2,63 triliun.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif