Pergerakan IHSG. Foto: MI/Usman Iskandar
Pergerakan IHSG. Foto: MI/Usman Iskandar

IHSG Hari Ini Melemah 0,91%, Sektor Teknologi Tertekan

Annisa ayu artanti • 15 Oktober 2026 10:27
Ringkasnya gini..
  • IHSG turun 0,91 persen atau 54,19 poin ke level 5.885,60 pada Kamis, 15 Oktober 2026 pukul 10.02 WIB.
  • Sektor teknologi melemah paling dalam sebesar 3 persen, sementara sektor kesehatan menguat 2,44 persen.
  • Tim Riset BRI Danareksa Sekuritas menyoroti aksi ambil untung, arus keluar dana asing, dan ketidakpastian perdagangan AS-Tiongkok sebagai faktor yang menekan pasar.
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak melemah pada perdagangan Kamis, 15 Oktober 2026. Hingga pukul 10.02 WIB, IHSG turun 0,91 persen atau 54,19 poin ke level 5.885,60, setelah dibuka di posisi 5.917,13.

Pelemahan tersebut terjadi ketika sebagian besar sektor saham berada di zona merah. Sektor teknologi terkoreksi 3 persen, sektor komunikasi menyusul dengan penurunan 1,32 persen, diikuti sektor industri yang melemah 0,96 persen. 

Pelemahan juga terjadi pada sektor properti atau real estate sebesar 0,79 persen, barang konsumen non-primer 0,76 persen, keuangan 0,61 persen, utilitas 0,31 persen, dan bahan baku 0,09 persen.

Di tengah tekanan tersebut, tiga sektor masih mencatatkan penguatan. Sektor kesehatan naik 2,44 persen, barang konsumen primer menguat 2,22 persen, dan energi bertambah 0,65 persen.

Tim Riset BRI Danareksa Sekuritas menyebut IHSG pada perdagangan sebelumnya ditutup melemah tajam sebesar 1,95 persen ke level 8.066. Pada periode tersebut, net foreign sell tercatat mencapai Rp1,32 triliun.

Secara teknikal, tim riset memperkirakan indeks berpotensi menguji area support psikologis 8.000. Koreksi pasar disebut dipicu aksi ambil untung investor dan rotasi portofolio menuju aset safe haven, seiring meningkatnya ketidakpastian akibat ketegangan perdagangan antara Tiongkok dan Amerika Serikat.

Di sisi lain, sektor komoditas seperti emas dan minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) mulai menarik perhatian pelaku pasar. Kondisi tersebut didukung kenaikan harga global serta kebijakan B50 dari pemerintah.
   

Bursa Asia Ikut Melemah


Tekanan pasar juga terlihat pada sejumlah indeks saham regional. KOSPI Korea Selatan melemah 7,66 persen ke level 5.551,40, sedangkan Nikkei 225 Jepang turun 4,81 persen menjadi 64.489,06.

Indeks Hang Seng Hong Kong terkoreksi 1,07 persen ke level 24.053,13. Sementara itu, indeks LQ45 Indonesia melemah 0,75 persen menjadi 590,12.

Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa pelemahan tidak hanya terjadi di pasar saham Indonesia. Namun, data yang tersedia belum cukup untuk memastikan bahwa seluruh penurunan indeks regional tersebut disebabkan oleh faktor yang sama. (Wisa Irena Br Sitepu)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan