Ilustrasi. FOTO: MI/SUSANTO
Ilustrasi. FOTO: MI/SUSANTO

Rupiah Pagi Tertekan ke Rp14.040/USD

Ekonomi kurs rupiah
Angga Bratadharma • 07 November 2019 09:02
Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Kamis pagi terpantau tertekan dibandingkan dengan perdagangan sore di hari sebelumnya di posisi Rp14.022 per USD. Rupiah belum mampu menggilas mata uang Paman Sam meski memiliki sentimen positif berupa masih tingginya pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal III-2019.
 
Mengutip Bloomberg, Kamis, 7 November 2019, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka melemah ke Rp14.040 per USD. Pagi ini nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp14.040 hingga Rp14.045 per USD. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.826 per USD.
 
Di sisi lain, kurs dolar Amerika Serikat diperdagangkan lebih rendah pada Rabu waktu setempat (Kamis WIB) terhadap mata uang safe-haven tradisional seperti yen Jepang dan franc Swiss. Pelemahan terjadi karena selera risiko investor berkurang di tengah ketidakpastian perdagangan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Indeks USD, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,04 persen pada 97,9502 pada akhir perdagangan. Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1068 dari USD1,1063 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,2852 dari USD1,2880 pada sesi sebelumnya.
 
Dolar Australia turun menjadi USD0,6878 dibandingkan dengan USD0,6890. Dolar dibeli 108,93 yen Jepang, lebih rendah dibandingkan dengan 109,22 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar turun menjadi 0,9924 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9933 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3183 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3158 dolar Kanada.
 
Di sisi lain, pasar saham Amerika Serikat ditutup bervariasi pada Rabu waktu setempat (Kamis WIB), dengan Dow Jones sedikit berubah. Kondisi itu karena Wall Street mencerna data terkait pengurangan produktivitas tenaga kerja AS di kuartal ketiga dan pidato Presiden Federal Reserve Chicago Charles Evans.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,07 poin atau 0,0003 persen menjadi 27.492,56. Sedangkan S&P 500 meningkat sebanyak 2,16 poin atau 0,07 persen menjadi 3.076,78. Indeks Komposit Nasdaq turun 24,05 poin atau 0,29 persen menjadi 8.410,63.
 
Sebanyak tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 diperdagangkan lebih tinggi di sekitar penutupan pasar, dengan sektor perawatan kesehatan naik 0,56 persen, memimpin para pemenang. Saham CVS Health naik 5,36 persen, setelah raksasa kesehatan melaporkan laba lebih tinggi dari perkiraan untuk kuartal ketiga, didorong bisnis asuransi kesehatan yang kuat.
 
Saham Wendy turun 0,34 persen, setelah perusahaan membukukan laba kuartal ketiga yang mengalahkan estimasi pasar. Rantai restoran cepat saji juga meningkatkan prospek pertumbuhan setahun penuh.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif