Ilustrasi. Foto: Medcom.id/Desi Angriani
Ilustrasi. Foto: Medcom.id/Desi Angriani

Pemerintahan Jokowi Jilid II Diharapkan Dorong BUMN IPO

Ekonomi ihsg emiten bei pasar modal ipo
Annisa ayu artanti • 21 Oktober 2019 11:01
Jakarta: Bursa Efek Indonesia (BEI) berharap Pemerintahan Joko Widodo Jilid II dapat mendorong perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melakukan pelepasan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO). Penambahan jumlah emiten menjadi penting karena bisa berdampak positif bagi industri pasar modal di Indonesia.
 
"Semakin banyak BUMN yang go public di pasar modal, kita harapkan demikian," kata Direktur BEI Inarno Djajadi, di Gedung BEI, Jakarta, Senin, 21 Oktober 2019.
 
Inarno menjelaskan selama ini perusahaan BUMN masih terfokus meraih pendanaan dari luar pasar modal. Padahal, potensi mencari dana alternatif di pasar modal masih sangat terbuka lebar.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Terutama perusahaan BUMN yang selama ini menggunakan alternatif pendanaannya dari perbankan mudah-mudahan bisa memanfaatkan pasar modal sebagai alternatif pendanaannya di kemudian hari," jelas dia.
 
Hingga akhir tahun, bursa mencatat terdapat 30 perusahaan yang masuk dalam daftar calon emiten bursa. Namun dari 30 perusahaan tersebut tidak ada perusahaan BUMN dan anak usaha BUMN.
 
"Tidak ada BUMN (yang menjadi calon emiten). Jadi mudah-mudahan berikutnya nanti ada, begitu," sebut dia.
 
Di sisi lain, dia mengatakan, pasar modal memiliki harapan dalam lima tahun ke depan agar pemerintah dapat menciptakan kondisi perekonomian yang stabil dan politik yang damai sehingga berpihak kepada pasar modal.
 
"Di luar itu ya pastinya tentunya kita harapkan yang pro pada pasar modal," pungkas dia.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif