IHSG. Foto  : MI/Panca Syaukarni.
IHSG. Foto : MI/Panca Syaukarni.

Sentimen Dagang Meluas, IHSG Minus 21 Poin

Ekonomi ihsg Perang dagang
Arif Wicaksono • 04 Desember 2019 17:22
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat minus pada penutupan perdagangan hari ini. IHSG tertekan dari meluasnya sentimen perang dagang yang menyasar ke negara dari Amerika Latin dengan AS. Rupiah juga melemah tipis pada penutupan perdagangan hari ini.
 
IHSG minus 21 poin menjadi 6.112 pada perdagangan Rabu, 4 Desember 2019. Volume perdagangan sebesar 5,2 miliar lembar saham dengan nilai Rp4,4 triliun. Sebanyak 155 saham naik dan 286 saham turun. Sektor saham yang paling jatuh adalah konsumer.
 
Presiden AS Donald Trump akan menerapkan kembali bea masuk terhadap baja dan aluminium impor dari Brasil dan Argentina, setelah kedua negara itu sengaja mendevaluasi mata uang yang menyebabkan petani di AS kehilangan daya saing.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sisi lain, Trump juga mengenakan tarif hingga 100 persen atas barang-barang Prancis senilai USD2,4 miliar untuk produk pertanian seperti anggur dan keju yang masuk dalam daftar barang yang ditargetkan.
 
Hal ini dilakukan AS setelah Perwakilan Dagang AS menemukan fakta bahwa Prancis memberi pajak tinggi pada perusahaan teknologi AS, Google, Apple, Facebook, dan Amazon.
Trump menolak hadir untuk bersaksi dalam sidang pemakzulan dirinya karena dianggap tipuan dan hoaks. Trump juga menganggap Partai Demokrat sebagai aib karena yang pertama mengajukan proses penyelidikan pemakzulan dibuka. Trump dan Gedung Putih juga menolak menghadiri rapat dengar pendapat dengan Komisi Kehakiman Dewan Perwaklan pada Rabu pekan depan terkait pemakzulan.
 
Perang dagang yang meluas bukan saja AS dengan Tiongkok membuat ketidakpastian pasar kian meningkat. Hal ini mendorong kekhawatiran investor global dan juga termasuk pelaku pasar di BEI.

 
Bloomberg melansir mata uang rupiah naik 10 poin menjadi Rp14.105 per USD. Yahoo Finance melansir mata uang rupiah melemah ke Rp14.100 per USD. Bank Indonesia merekam mata uang rupiah ke level Rp14.125 per USD.

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif