Ilustrasi. FOTO: MI/SUSANTO
Ilustrasi. FOTO: MI/SUSANTO

Kurs Rupiah Melemah terhadap Dolar AS

Ekonomi kurs rupiah
Angga Bratadharma • 15 Januari 2020 09:05
Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Rabu pagi terlihat melemah tipis dibandingkan dengan penutupan perdagangan sore di hari sebelumnya di posisi Rp13.680 per USD. Mata uang Paman Sam mendapat tambahan tenaga jelang penandatanganan kesepakatan fase satu antara Amerika Serikat (AS) dengan Tiongkok.
 
Mengutip Bloomberg, Rabu, 15 Januari 2020, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka tertekan ke Rp13.684 per USD. Pagi ini nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp13.684 hingga Rp13.685 per USD. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.476 per USD.
 
Sementara itu, kurs dolar Amerika Serikat naik tipis pada Selasa waktu setempat (Rabu WIB), karena selera risiko mendorong melemahnya euro, yen Jepang, dolar Australia, dan dolar Kanada. Meski demikian, tetap ada risiko mata uang Paman Sam berbalik arah sehingga investor patut waspada.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Indeks USD, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,02 persen menjadi 97,3690. Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,1129 dari USD1,1138 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,3028 dari USD1,2998 pada sesi sebelumnya.
 
Dolar Australia turun menjadi USD0,6904 dari USD0,6906. Dolar AS membeli 109,98 yen Jepang, lebih tinggi dibandingkan dengan 109,91 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9673 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9706 franc Swiss, tetapi naik menjadi 1,3058 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3047 dolar Kanada.
 
Di sisi lain, saham-saham di Wall Street mengakhiri sesi perdagangan pada Selasa waktu setempat (Rabu WIB) dengan bervariasi. Kondisi itu teradi karena para pelaku pasar mencerna sejumlah besar laporan laba emiten dan data indeks harga konsumen (IHK).
 
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 32,62 poin atau 0,11 persen menjadi 28.939,67. Indeks S&P 500 turun 4,98 poin atau 0,15 persen menjadi 3.283,15 poin. Indeks Komposit Nasdaq berkurang 22,60 poin atau 0,24 persen menjadi 9.251,33 poin.
 
Sebanyak tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 berubah negatif pada penutupan pasar, dengan sektor teknologi turun 0,6 persen, memimpin kerugian sektoral. Sedangkan, sektor perawatan kesehatan ditutup naik 0,55 persen, menjadi kelompok berkinerja terbaik.
 
Saham JP Morgan Chase terangkat 1,17 persen setelah bank investasi AS itu melaporkan hasil kuartalan yang melampaui estimasi. Citigroup juga memberikan laba yang lebih baik dari perkiraan pada Selasa waktu setempat (Rabu WIB), mengirim sahamnya menguat 1,56 persen.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif