Ilustrasi. FOTO: Medcom.id.
Ilustrasi. FOTO: Medcom.id.

Analis: Saham Sektor Perbankan Layak Dikoleksi

Ekonomi btn
Ade Hapsari Lestarini • 12 September 2019 14:52
Jakarta: Saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) kembali menguat pada penutupan perdagangan sesi pertama Kamis, 12 September sebesar 1,38 persen ke level Rp2.210.
 
Penguatan tersebut melanjutkan kenaikan yang terjadi pada perdagangan sebelumnya yang melonjak hingga mencapai 4,8 persen.
 
Pengamat pasar modal Haryajid Ramelan mengatakan secara fundamental saham sektor perbankan seperti BBTN memang cukup layak untuk dikoleksi.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Fundamental saham perbankan ini memang masih cukup baik dikoleksi, selain kenaikan saham BBTN lebih disebabkan teknikal rebound," katanya dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, 12 September 2019.
 
Di sisi lain tambah Haryajid, net sell juga sudah mulai berkurang sehingga wajar investor kembali lakukan pembelian. "Secara teknis saham BTN masih layak beli jangka panjang dan menengah," ujarnya.
 
Adapun saham emiten yang bertengger di Bursa Efek Indonesia ini direkomendasikan beli (buy) dengan target harga di posisi Rp2.700-an hingga akhir 2019.
 
Sementara itu Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengungkapkan kenaikan harga BTN masih cukup wajar sebagai antisipasi perbaikan kinerja di semester II sebagai dampak penurunan suku bunga.
 
"Saham BBTN direkomendasikan beli dengan Rp2.600 hingga akhir tahun," ujarnya.
 
Lebih lanjut, ekspektasi akan kondusifnya perang dagang antara AS dan Tiongkok menjadi faktor penguatan bursa global sehingga berpotensi menjadi katalis pendorong kenaikan kembali bagi saham-saham emiten di bursa Indonesia.
 
"Penguatan indeks bursa Asia juga menjadi sentimen tambahan bagi Bursa Indonesia kembali menguat," tegasnya.
 
Adapun saham-saham yang direkomendasikan beli antara lain PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), dan PT Adaro Energy Tbk (ADRO).
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif