Kubu Direksi TPS Food Tolak RUPSLB
Kuasa Hukum TPS Food Razman Nasution. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)
Jakarta: Kubu direksi PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (TPS Food) Joko Mogoginta menegaskan Rapat Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan digelar oleh kubu komisaris TPS Food pada 22 Oktober 2018 itu ilegal dan tidak sah.

Kuasa Hukum TPS Food Razman Nasution mengatakan jadwal RUPSLB itu tidak resmi dan dibuat oleh orang yang mengaku sebagai kuasa direksi, kuasa komisaris.

"Karena itu, maka siapapun orang yang mengaku-ngaku sebagai kuasa direksi, kuasa komisaris atau dia mengundang rapat luar biasa 22 Oktober dimaksud itu rapat yang ilegal," kata Razman saat konferensi pers di kantor TPS Food, Mega Kuningan, Jakarta, Jumat, 19 Oktober 2018.

Oleh karena itu, lanjut Razman, perusahaan-perusahaan yang berada yang menjadi bagian stakeholders TPS Food menyatakan tidak akan menghadiri rapat. Menurutnya, RUPSLB itu telah melanggar perundang-undangan.

"Maka perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam PT TPS kalau tidak salah perusahaan tidak akan hadir," sebut dia.

Seperti diketahui, kisruh antara kubu komisaris dan direksi TPS Food terus berlangsung. Dari kubu komisaris Hengky Koestanto Cs akan menggelar RUPSLB pada 22 Oktober 2018. Saat ini persiapan RUPSLB sudah 95 persen.

Dalam RUPSLB pihak komisaris berharap semua investor besar dan kecil dapat hadir. Di RUSLB tersebut rencananya akan membahas tiga hal yaitu tindak lanjut RUPS Tahunan pada Juli lalu, pengangkatan anggota direksi dan komisaris yang baru, dan meminta persetujuan untuk menjalankan langkah-langkah umum seperti restrukturisasi.



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id