BPD Digenjot Melantai di Bursa
Ilustrasi. (FOTO: MI/Panca Syurkani)
Jakarta: PT Bursa Efek Indonesia Tbk (BEI) menginginkan lebih banyak lagi Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang melantai di bursa dengan melakukan Initial Public Offering (IPO). Saat ini baru tiga BPD yang go public sebagai perusahaan terbuka.

Untuk itu, BEI bersama dengan penyelenggara pasar modal (SRO) lainnya mengelar Workshop Go Public bagi BPD bekerja sama dengan Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda). Kegiatan ini diharapkan bisa meningkatkan pengetahuan pada BPD mengenani pasar modal.

"Ini upaya bursa dan SRO agar BPD mengetahui pasar modal untuk mendukung pertumbuhan perusahaan," kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman di Gedung BEI, SCBD, Jakarta, Jumat, 26 Oktober 2018.

Dirinya menambahkan, pasar modal memberikan alternatif pendanaan bagi BPD untuk mengembangkan bisnis usahanya. Apalagi keterbatasan modal menjadi salah satu tantangan yang dihadapi oleh para BPD agar bisa bersaing dengan bank-bank lainnya.

Tercatat ada tiga BPD yang sudah melepas sahamnya ke publik, yaitu PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR), PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (BJTM), dan PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (BEKS).

"Ada 11 perusahaan tercatat yang merupakan BPD. 11 itu delapan menerbitkan obligasi, dua saham, satu saham dan obligasi. Kami optimistis dengan dukungan yang baik akan lebih baik lagi. Dengan go public mendapat pendanaan, kami berharap kegiatannya bermanfaat," jelas dia.

Sementara itu, Ketua Asbanda Kresno Sediarsi mengatakan pihaknya berupaya mendorong transformasi BPD ke depannya. Dengan IPO, maka BPD akan memiliki pendanaan yang cukup, di samping juga bisa memperkuat kelembagaan dan struktural.

"Dengan kita memperkuat permodalan dengan alternatif, kita akan memiliki pilihan yang lebih baik. Kenapa kita harus menjual saham ke publik? Ini adalah bukan semata-mata mengembangkan BPD tapi memperkuat perekonomian Indonesia," pungkasnya.

 



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id