Ilustrasi -- ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Ilustrasi -- ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Kenaikan BBM, BCA Optimistis Pertumbuhan Kredit 10-12%

Husen Miftahudin • 30 Oktober 2014 19:47
medcom.id, Jakarta: Rencana pemerintah melalui Kementerian Keuangan yang akan menaikkan bahan bakar minyak (BBM) sebelum 2015, membuat perbankan sedikit khawatir terhadap peningkatan kredit macet atau non performing loan (NPL). Pasalnya, pengeluaran masyarakat akan meningkat, sehingga menyebabkan tanggungaan terhadap cicilan akan sulit terbayarkan.
 
Namun, Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Jahja Setiaatmadja mengaku tak khawatir akan kenaikan BBM tersebut. Menurutnya, kenaikan BBM merupakan sesuatu yang rutin terjadi pada beberapa tahun sekali.
 
"Kenaikan BBM itu sesuatu yang rutin terjadi, tinggal kenaikannya berapa besar. Kalau kenaikan di pasar Rp2-3 ribu, itu tak terlalu bermasalah," ungkapnya dalam konferensi pers Laporan Keuangan Kuartal III BCA di Hotel Indonesia Kempinski, Jalan MH Thamrin No. 1, Jakarta Pusat, Kamis (30/10/2014).

Kenaikan tersebut, lanjutnya, juga tak berpengaruh banyak terhadap inflasi. Bahkan, dengan kenaikan BBM tersebut justru akan menyelamatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
 
"APBN akan sangat membantu (akan naiknya BBM). Tapi daya beli masyarakat bisa menurun yang juga berpengaruh pada penurunan volume perdagangan. Apalagi terhadaap barang-barang yang dibeli oleh middle low income," ujarnya.
 
Pihaknya pun optimis, hingga akhir tahun total kredit BBCA akan tetap tumbuh di kisaran 10 hingga 12 persen. "Kalau kredit, sampai akhir tahun mungkin 10-12 persen. Dari Desember (2013) ke Desember (2014)," tutur Jahja.
 
Sementara itu, laporan keuangan BBCA pada kuartal ketiga tahun ini mencatatkan laba bersih sebesar 17,7 persen yoy, meningkat Rp1,8 triliun menjadi Rp12,2 triliun dari Rp10,4 triliun. Sedangkan pertumbuhan kredit meningkat 10,6 persen yoy atau meningkat sebanyak Rp31,7 triliun menjadi Rp330,7 triliun dari Rp299 triliun.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AHL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan