"Di kabupaten Rembang ini terus berjalan, semua kegiatan jalan, kami harap bisa cepat selesai dan berproduksi dampak positif. Harapan kami dengan PTUN selesai bisa diterima semua pihak, kami bisa fokus untuk melanjutkan proyek itu," kata Direktur Utama Semen Indonesia Suparni ditemui usai RUPS tahunan perseroan di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (16/4/2015).
Dia berharap, setelah masalah PTUN itu terselesaikan dengan baik, jangan ada masalah lagi yang bakal menghambat kinerja pembangunan pabrik di Rembang.
Sampai dengan Maret tahun ini, pembangunan pabrik sudah mencapai 30 persen. Agar pembangunan pabrik bisa berjalan dengan baik, dengan target pada tahun 2017 bisa mulai berproduksi.
"Alhamdulillah masalah ini selesai. Rembang investasinya mencapai Rp4 triliun, sama dengan yang ada di Indarung Rp4 triliun, dengan produksi 3 juta ton per tahun," ungkap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News