Illustrasi. Dok : Medcom/Rizal.
Illustrasi. Dok : Medcom/Rizal.

Empat Tahun, Dana Kelolaan Reksa Dana Jadi Rp520 Triliun

Ekonomi reksa dana
Husen Miftahudin • 10 Juli 2019 15:55
Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut dana kelolaan atau asset under management (AUM) reksa dana tumbuh Rp250 triliun dalam beberapa tahun belakangan. Empat tahun lalu, total dana kelolaan reksa dana sebanyak Rp270 triliun. Pada tahun ini jumlah dana kelolaan reksa dana mencapai Rp520 triliun.
 
"Di awal Juli 2019 ini reksa dana sudah Rp520 triliun," kata Deputi Direktur Pengelolaan Investasi OJK Halim Haryono dalam peluncuran Bareksa Umroh di Eastern Opulence Restaurant, Jalan Cipaku, Jakarta Selatan, Rabu, 10 Juli 2019.
 
Jumlah investor pun meningkat drastis. Empat tahun lalu, jumlah investor reksa dana hanya sebanyak 350 ribu. Saat ini jumlah investor reksa dana yang memiliki single investor identification (SID) mencapai 1,25 juta.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Halim, menggeliatnya investor reksa dana akibat pesatnya perkembangan industri financial technology (fintech). "Jadi yang menikmati hasil di pasar modal bukan hanya yang modalnya besar, tapi yang biasa-biasa saja juga," tuturnya.
 
Sementara itu, lanjut dia, dana kelolaan reksa dana syariah juga mengalami kenaikan signifikan. Empat tahun lalu, dana kelolaan reksa dana syariah hanya sebanyak Rp11 triliun. Saat ini sudah mencapai Rp36 triliun.
 
"Market share (dana kelolaan reksa dana syariah) sudah tujuh persen, dulu untuk mencapai lima persen saja susah. Transaksi online juga sudah Rp5 triliun dari Rp3 triliun di tiga tahun lalu," beber Halim.
 
OJK berkomitmen untuk terus mendukung digitalisasi pemasaran reksa dana. Namun hal tersebut dilakukan dengan tetap berkoordinasi dengan para stakehokder terkait dan mengedepankan prinsip kehati-hatian.
 
"OJK akan terus berkomunikasi dengan stakeholder untuk memajukan pengelolaan investasi reksa dana. Kami bahkan sering terima asosiasi reksa dana, asosiasi agen penjual reksa dana fintech. Tapi kami akan selalu mengedepankan aspek kehati-hatian," tukas dia.
 
Berdasarkan data OJK per Juni 2019, total dana kelolaan industri reksa dana syariah mencapai Rp33,06 triliun. Angka ini tumbuh lebih dari dua kali lipat dibandingkan total dana kelolaan industri reksa dana syariah di akhir 2016 sebanyak Rp14,91 triliun.
 
OJK juga mencatat, jumlah reksa dana syariah yang beredar di Indonesia saat ini sebanyak 256 produk per Juni 2019. Jumlah itu meningkat pesat dibandingkan dengan 136 produk pada akhir 2016.

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif