Illustrasi.  Medcom/Faisal Abdalla.
Illustrasi. Medcom/Faisal Abdalla.

Ancol akan Bangun Aplikasi dan Wahana Baru

Ekonomi pembangunan jaya ancol
Nia Deviyana • 20 Juni 2019 21:03
Jakarta: PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) telah menetapkan beberapa rencana dalam pengembangan ke depan. Salah satunya rencana layanan berbasis digital.
 
"Nanti akan ada Digi Ancol, Ancol Aps, penerapan cashless untuk mempermudah konsumen," ungkap Direktur Utama Pembangunan Jaya Ancol Teuku Sahir Syahali dalam public expose perseroan di Putri Duyung Resort, Ancol, Jakarta, Kamis, 20 Juni 2019.
 
Sahir juga menuturkan perusahaan juga menghadirkan wahana baru sepanjang 2019. Hal ini untuk mendorong pencapaian target kunjungan wisatawan yang diharapkan mencapai angka 20 juta.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sahir merinci wahana baru tersebut antara lain dibukanya kawasan Dunia Kartun dan sembilan wahana baru di area Dunia Fantasi (Dufan). Tidak hanya itu, kawasan ini juga akan dilengkapi oleh sembilan wahana baru, di mana tujuh di antaranya telah diluncurkan di libur Lebaran 2019.
 
"Keluarga serta anak-anak bisa menikmati wahana di kawasan Dunia Kartun, di antaranya di wahana Kolibri, Paralayang, Karavel, Zigzag, dan masih banyak lagi. Khusus remaja, ada wahana Baling-Baling yang merupakan wahana ekstrim pertama di Asia yang akan memutar pengunjung setinggi 30 meter dengan putaran 360 derajat," papar Sahir.
 
Adapun saat ini belanja investasi perseroan pada 2019 sekitar Rp800 miliar. Sahir mengatakan dana tersebut akan difokuskan untuk pengembangan infrastruktur di segmen rekreasi, seperti pengembangan wahana baru dan perluasan kawasan pantai, pembangunan kolam renang dan restoran serta investasi layanan digital.
 
Untuk pendanaaan belanja modal, Sahir mengatakan Perseroan mengandalkan modal sendiri, obligasi dan pinjaman bank. "Kita punya nett cash cukup besar. Untuk obligasi kita punya PUB tahun ini sebesar Rp1 triliun," kata dia.
 
Pada kesempatan yang sama, Corporate Secretary Division Head PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Agung Praptono mengungkapkan dari beragam bisnis yang dikelola perseroan saat ini, berdampak pada peningkatan pendapatan Perseroan di 2018 yang tumbuh 3,54 persen menjadi Rp1,28 miliar.
 
Dengan demikian, laba 2018 tumbuh 1,44 persen menjadi Rp223 miliar, dari posisi laba 2017 yang sebesar Rp220 miliar. Sementara itu, aset perseroan tumbuh 16,36 persen dari Rp3,74 miliar menjadi Rp4,36 miliar. Ekuitas di akhir 2018 tercatat sebesar Rp2,12 miliar, tumbuh 6,79 persen dari posisi 2017 yang sebesar Rp1,99 miliar.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif