BEI Suspensi Perdagangan 10 Emiten

Ade Hapsari Lestarini 02 Juli 2018 11:30 WIB
suspensi sahambei
BEI Suspensi Perdagangan 10 Emiten
Ilustrasi logo BEI. (FOTO: ANTARA/Sigid Kurniawan)
Jakarta: PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) saham 10 emiten sehubungan atas pembayaran denda atas keterlambatan penyampaian laporan keuangan.

Mengutip laporan keterbukaan informasi BEI, Senin, 2 Juli 2018, sepuluh emiten tersebut yakni PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX), PT Bara Jaaya Internasional Tbk (ATPK), PT Borneo Lumbung Energi dan Metal Tbk (BORN), PT Capitalinc Investment Tbk (MTFN), dan PT Truba Alam Manunggal Engineering Tbk (TRUB).

Kemudian PT Cakra Mineral Tbk (CKRA), PT Evergreen Invesco Tbk (GREN), PT Merck Sharp Dohme Pharma Tbk (SCPI), PT Zebra Nusantara Tbk (ZBRA), serta PT Sunson Textile Manufacturer Tbk (SSTM).

"Berdasarkan pemantauan kami hingga 29 Juni 2018, terdapat 10 perusahaan tercatat yang belum menyampaikan pembayaran denda atas keterlambatan laporan keuangan tersebut," ungkap PH Kepala Divisi Penilaian Perusahaan I BEI Rian Ardhi Redhite.

Sanksi ini sehubungan dengan kewajiban penyampaian laporan keuangan auditan per 31 Desember 2017 dan merujuk pada ketentuan II.6.3. Peraturan Nomor I-H tentang sanksi, bursa telah memberi peringatan tertulis III dan denda sebesar Rp150 juta.

Atas dasar hal tersebut, bursa melakukan penghentian sementara perdagangan efek di pasar reguler dan pasar tunai sejak sesi pertama perdagangan efek 2 Juli untuk APEX dan SSTM. Sementara untuk delapan perusahaan tercatat lainnya suspensi perdagangan efeknya diperpanjang.



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id