Illustrasi. MI/ROMMY PUJIANTO.
Illustrasi. MI/ROMMY PUJIANTO.

Bursa: 14 Perusahaan Niat IPO

Ekonomi ipo
Nia Deviyana • 20 Maret 2019 20:54
Jakarta: Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan 57 perusahaan melakukan pencatatan perdana saham pada tahun ini. Dari target itu tercatat sudah ada tujuh emiten baru yang melantai di pasar modal indonesia. Kontribusi saham terbesar dari pencatatan efek yang ditargetkan sebesar 75.
 
"75 pencatatan efek baru itu ada dari obligasi, KIK. Sahamnya kita harapkan proporsi yang terbesar tidak kurang dari 57," ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna saat mengisi diskusi dengan wartawan, di Gedung BEI, Jakarta, Rabu, 20 Maret 2019.
 
Pihak bursa pun telah mengantongi 14 perusahaan yang akan melakukan IPO, dengan rincian lima perusahaan berasal dari sektor properti, real estate, dan konstruksi bangunan. Sementara, empat perusahaan lainnya dari sektor perdagangan, jasa, dan investment. Dua perusahaan lainnya berasal dari sektor infrastruktur, dan satu lainnya dari sektor consumer goods.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelumnya Pada 2018, target BEI tercapai di mana ada 57 perusahaan yang melakukan pencatatan saham di bursa. "Kita sudah listing 57 company di 2018. Ini yg tertinggi di asia meskipun untuk fund raising (penggalangan dana), kita masih di bawah Vietnam. Saya dengar di sana ada BUMN yang listing, nilai kapitalisasinya cukup tinggi sehingga melampaui kita," ujar Direktur Utama BEI Inarno Djajadi, pada kesempatan yang sama.
 
Untuk mewujudkan target, BEI memiliki beberapa strategi. Pertama adalah seminar yang rutin dilakukan untuk meningkatkan awareness perusahaan di Indonesia mengenai pasar modal. Kemudian institutional relation, di mana BEI berupaya mengoptimalisasi sinergi dengan berbagai institusi untuk melakukan penawaran umum perdana dan melakukan pencatatan sahamnya di bursa.
 
Selanjutnya high level approach di mana bursa berupaya melakukan diskusi kepada pemilik usaha di Indonesia untuk memperkenalkan pendanaan melalui pasar modal. Kegiatan ini akan dilakukan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan lembaga profesi penunjang pasar modal. Terakhir, stakeholder engagement ketika BEI mengajak seluruh karyawan SRO turut serta menyukseskan target pencatatan baru melalui koneksi internal.

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif