Adapun KNSS merupakan usaha patungan yang dimiliki PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) bersama Nippon Steel & Sumitomo Metal Corporation (NSSMC).
Mengutip laporannya di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (14/8/2014), bisnis utama KNSS adalah memproduksi dan memasarkan produk-produk baja lembaran berupa annealed cold-rolled steel dan hot-dip galvanized steel untuk keperluan automotif.
Sementara kapasitas produksi mencapai 480 ribu metrik ton per tahun, dengan perkiraan mulai berproduksi pada pertengahan 2017. Pabrik KNSS nantinya akan didirikan di Cilegon, Banten, dengan modal disetor sebesar US$ 142 juta. NSSMC memiliki 80% kepemilikan KNSS dan Perseroan memiliki 20%.
KNSS akan mendirikan fasilitas produksi Galvanizing and Annealing Processing Line (GAPL) yang merupakan lini produksi terintegrasi antara proses continuous annealing dengan proses continuous galvanizing.
Teknologi GAPL yang akan digunakan adalah teknologi yang sama dengan fasilitas produksi NSSMC di Jepang sehingga akan mampu menghasilkan produk baja berkualitas tinggi untuk kebutuhan industri automotif termasuk baja untuk bagian luar mobil (outer panel) dan baja berkekuatan tinggi.
Melalui KNSS, perseroan dapat meningkatkan peranannya dalam memasok kebutuhan baja untuk industri automotif yang saat ini sebagian besar dipasok oleh produk impor terutama dari Jepang. Selain itu, perseroan juga dapat meningkatkan utilisasi fasilitas Cold Rolling Mill (CRM) yang dimiliki untuk memasok kebutuhan bahan baku bagi KNSS.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News