Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/Dhoni Setiawan)
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/Dhoni Setiawan)

Semen Indonesia Catat Kenaikan Penjualan 10%

Haryanto • 13 Juni 2017 11:48
medcom.id, Semarang: PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) mencatat kenaikan penjualan lebih dari 10 persen, kendati persaingan di bisnis semen ini didominasi investor asing.
 
"Di tengah sengitnya persaingan dan oversupply akibat banyaknya pemain asing, kami masih mampu menaikkan penjualan 10 persen, periode Januari-Mei tahun ini, dibandingkan periode yang sama tahun lalu," kata Kepala Biro Komunikasi Semen Indonesia Sigit Wahono di Semarang, seperti diberitakan Selasa 13 Juni 2017.
 
Menurut Sigit, kenaikan penjualan itu terjadi di tengah kondisi pertumbuhan proyek infrastruktur yang masih belum menentu dan tidak seperti yang diharapkan. Tercatat volume penjualan periode Mei 2017 mencapai 2,9 juta ton. Adapun total penjualan selama kurun waktu lima bulan pertama 2017 mencapai 11,5 juta ton.



 
Secara umum, kata Sigit, penjualan masih didominasi penjualan ritel atau sak yang mencapai 75 persen, sedangkan curah sebesar 25 persen. Di sisi lain, terkait belum beroperasinya pabrik semen Rembang, kata Sigit, tidak mempengaruhi potensi pendapatan atau kapasitas produksi.
 
"Karena dalam RKAB (rencana kerja dan anggaran biaya) semester pertama tahun ini, produksi semen Rembang tidak dimasukkan. Nanti baru dimasukkan pada semester kedua," tambah dia.
 
Sementara untuk operasional pabrik semen Rembang, pihaknya tetap menunggu keluarnya hasil Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) tahap kedua. "Kami harapkan operasional pabrik di Rembang segera jalan, biar perekonomian di daerah juga ikut menikmati hasilnya," papar Sigit yang didampingi Achmad Parno, staf humas Semen Gresik.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AHL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan