Investor Relations Buyung Poetra Sembada F Dion Surijata. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)
Investor Relations Buyung Poetra Sembada F Dion Surijata. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)

HOKI Garap Pembangkit Listrik Sekam Padi Pertama di Indonesia

Annisa ayu artanti • 29 Agustus 2018 13:07
Jakarta: PT Buyung Poetra Semada Tbk (HOKI) membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sekam Padi pertama di Indonesia yang berlokasi di Sumatera Selatan dengan kapasitas tiga megawatt (mw).
 
Investor Relations Buyung Poetra Sembada F Dion Surijata mengatakan ranah pembangkit listrik memang sedikit melenceng dari bisnis inti perseroan. Namun, demi memanfaatkan limbah pabrik yang ada dan beberapa alasan, perseroan membangun pembangkit tersebut.
 
"Di Sumsel kulit padi kita tidak bisa (dijual) ke pabrik semen atau baja seperti di sini dan kita tidak boleh bakar. Jadi kita akan menjadi perusahaan pertama yang bangun pembangkit dari kulit padi," kata Dion di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu, 29 Agustus 2018.

Ia menyebutkan kapasitas pembangkit tersebut sebesar tiga mw. Saat ini pembangunan pembangkit sudah mencapai 50 persen. Perseroan menargetkan pada Maret atau April 2019 pembangkit tersebut dapat beroperasi dan mengaliri listrik.
 
"Sudah jalan 50 persen target selesai awal tahun depan, Maret atau April," sebut dia.
 
Sementara hasil listrik yang dihasilkan dari pembangkit itu akan disalurkan untuk melistriki pabrik. HOKI sedang melakukan pembicaraan dengan PT PLN (Persero) untuk kemungkinan menjual listrik jika tidak terpakai oleh pabrik, khususnya pada malam hari.
 
"Kita masih tahap penjajakan karena PLN kan belum ada yang seperti ini," imbuh dia.
 
Saat beroperasi pembangkit ini akan menjadi pembangkit pertama yang memanfaatkan sekam padi sebagai bahan baku pembangkit. Dalam menggerakan pembangkit HOKI menggunakan limbah padi sebanyak 100 ton per hari.
 
"Untuk mengatasi masalah limbah, jadi kita produksi biar enggak ada limbah. Thailand, India, Filipina mereka sudah punya, cuma Indonesia yang enggak ada," pungkas dia.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AHL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan