NEWSTICKER
BEI. Foto : MI ADAM DWI.
BEI. Foto : MI ADAM DWI.

IHSG Berpotensi ke Zona Hijau

Ekonomi ihsg Virus Korona
Annisa ayu artanti • 18 Februari 2020 09:23
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diramalkan akan menguat hari ini. Katalis selanjutnya yang menjadi pendorong IHSG adalah sikap optimistis dari investor pada aset berisiko, meskipun Tiongkok merencanakan untuk mengurangi pajak dan biaya perusahaan.
 
"Sehingga kami perkirakan IHSG masih berpotensi bergerak pada zona hijau dengan support resistance 5.850-5.930," sebut Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi dalam riset hariannya, Selasa, 18 Februari 2020.
 
Dia merekomendasikan saham-saham yang masih dapat dicermati secara teknikal di antaranya PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP), Waskita Karya Tbk (WSKT), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP).
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di sisi lain laju IHSG berdasarkan riset Samuel Research Team diprediksi masih akan tertekan. Melemahnya indeks dipicu proyeksi perlambatan pertumbuhan ekonomi Tiongkok.
 
Selain itu pengaruh virus korona diperkirakan akan memukul perekonomian Tiongkok tahun ini. Riset S&P memprediksi pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Tiongkok akan jatuh sebesar 1,2 persen dari target semula.
 
Konsensus Reuters juga memperkirakan PDB Tiongkok pada kuartal I-2020 dan sepanjang 2020 sebesar 4,5 persen dan 5,5 persen. Perlambatan ekonomi Tiongkok tersebut akan berimbas pada perlambatan negara-negara lain, termasuk Indonesia.
 
Selain itu, data pertumbuhan PDB kuartal IV Jepang mengalami kontraksi cukup dalam yaitu minus 1,6 persen di atas proyeksi konsensus sebesar minus 0,9 persen.
 
Sementara itu, rilis neraca perdagangan Indonesia Januari 2020 masih belum bisa menjadi sentimen positif bagi IHSG. Tercatat, ekspor terkoreksi minus 3,71 persen dan impor turun 4,78 persen membuat defisit sebesar USD870 juta. Angka ini diatas perkiraan konsensus yang memperkirakan defisit sebesar USD375 juta.
 
"Pada perdagangan hari ini, kami perkirakan IHSG akan cenderung tertekan melihat sentimen regional yang masih negatif," kata tim riset Samuel Sekuritas Indonesia.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif