Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Ilustrasi. Foto: Medcom.id

Nara Hotel Klaim Penjatahan Saham Sesuai Aturan

Ekonomi ipo Nara Hotel International
Annisa ayu artanti • 07 Februari 2020 13:59
Jakarta: PT Nara Hotel Internasional Tbk angkat bicara terkait ditundanya aksi pencatatan saham perdana (initial public offering/IPO) oleh regulator. Semula IPO dijadwalkan akan berlangsung di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 7 Februari 2020.
 
Direktur Utama Nara Hotel Internasional Adrianus Daniel Sulaiman mengatakan pembelian saham Nara sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku. Termasuk bentuk dan isi prospektus sesuai dengan POJK nomor/POJK.04/2017.
 
"PT Nara Hotel Internasional tidak pernah melakukan kejanggalan atau pelanggaran aturan apapun juga. Justru kami memberikan kesempatan yang besar sesuai dengan visi dan misi OJK, sesuai harapan investor. Semangat kami adalah saham kami bisa terdistribusikan dengan baik dan merata," kata Daniel dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 7 Februari 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menyebut perusahaan telah adil dalam memberikan porsi saham kepada investor. Pasalnya, investor retail kerap kali tidak bisa membeli saham perusahaan yang IPO dalam jumlah besar karena dikuasai oleh bandar.
 
"Biasanya, orang membeli atau memesan saham pada IPO susah untuk mendapatkan saham. Sebab, hanya dikuasai oleh sekelompok orang atau yang biasa disebut bandar," ucapnya.
 
Menurutnya ada kejanggalan dari investor yang melaporkan hal tersebut ke Bursa Efek Indonesia. Sebab, dari total 631 investor, hanya 10 investor yang melakukan protes. Keinginan melantai di bursa agar masyarakat umum memiliki kesempatan yang sama dengan investor skala besar lainnnya.
 
"Dari 631 investor hanya 10 orang investor yang merasa janggal dan melakukan protes ke Bursa, sementara bagaimana nasib ratusan investor lainnya yang ingin menjadi bagian dari IPO Nara Hotel Internasional?" ungkap Daniel.
 

(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif