Saham Dana Brata Luhur terkena auto rejection saat perdana melantai di BEI. Foto: Medcom.id/Annisa Ayu.
Saham Dana Brata Luhur terkena auto rejection saat perdana melantai di BEI. Foto: Medcom.id/Annisa Ayu.

Melantai di Bursa, Saham TEBE Kena Auto Reject

Ekonomi emiten saham ipo
Annisa ayu artanti • 18 November 2019 10:28
Jakarta: Saham PT Dana Brata Luhur Tbk terkena auto reject saat resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Saham Dana Brata Luhur tercatat naik 49,77 persen atau 545 poin dari harga penawaran.
 
Berdasarkan pantauan Medcom.id, perusahaan berkode emiten TEBE ini melepas sebanyak 35 juta saham atau sebesar 2,72 persen dari total modal disetor penuh setelah Penawaran Umum Perdana Saham (initial public offering/IPO) dan setelah mengonversi mandatory convertible loan (MCL) dengan harga penawaran Rp1.096.
 
Saat pencatatan perdana, saham TEBE naik 49,77 persen atau 545 poin ke level Rp1.640. Saham TEBE ditransaksikan sebanyak sembilan kali dengan volume sebanyak 90 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp14,72 juta.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Direktur Utama Dana Brata Luhur Dian Heryandi menyatakan bahwa langkah IPO tahun ini merupakan bagian cara untuk mencapai visi dan misinya perusahaan sebagai penyedia jasa infrastruktur dan transportasi batu bara terintegrasi yang terkemuka di Indonesia.
 
"Perusahaan akan menggunakan dana IPO sekitar 80 persen untuk kebutuhan modal kerja PT Talenta Bumi selaku entitas anak dan sisanya untuk kebutuhan modal kerja perseroan," kata Dian di Gedung BEI, Jakarta, Senin, 18 November 2019.
 
Direktur Utama BEI Inarno Djajadi berpesan kepada perusahaan untuk menjaga tanggung jawabnya kepada para pemegang saham atau masyarakat ke depannya setelah menjadi perusahaan terbuka.
 
"Selamat kepada Perseroan karena ini merupakan milestone dengan mencatatkan saham perdananya di BEI. Dengan ini, Perseroan merupakan perusahaan ke-46 yang melantai di 2019," tukas Inarno.
 
Dana Brata Luhur didirikan pada 2008, merupakan perusahaan induk yang mempunyai kegiatan usaha utama yaitu berfokus pada penyediaan infrastruktur pertambangan.
 
Perseroan memiliki tiga Entitas Anak yaitu PT Talenta Bumi, PT Talenta Bumi Energi dan PT Pelabuhan Talenta Bumi. Dari ketiga Entitas Anak yang dimiliki Perseroan, yang saat ini beroperasi untuk melakukan kegiatan usaha adalah Talenta Bumi yang menjalankan usaha berupa penyediaan infrastruktur pertambangan meliputi jalan angkut batubara, penyediaan area pengumpulan sementara batu bara (stockpile) dan pengoperasian terminal batu bara dan telah beroperasi secara komersial sejak 2013.
 
Talenta Bumi berlokasi di Kelurahan Lepasan, Desa Sungai Tampung, Kecamatan Bakumpai, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Saat ini kepemilikan perseroan di Talenta Bumi sebesar 99,15 persen terjadi sejak 27 Juni 2018.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif