Ilustrasi. Foto : MI/RAMDANI.
Ilustrasi. Foto : MI/RAMDANI.

2020, Indef Proyeksikan Nilai Tukar Rupiah Rerata Rp14.500/USD

Ekonomi rupiah
Nia Deviyana • 28 November 2019 20:44
Jakarta: Institute for Development of Economics and Finance (Indef) memproyeksikan rata-rata nilai tukar rupiah pada 2020 sebesar Rp14.500 per dolar Amerika Serikat (USD). Secara umum, Indef menilai fluktuasi nilai tukar pada 2020 diperkirakan akan jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan 2019.
 
"Hal ini mengingat potensi resesi global akan menggeser dana di pasar uang ke negara-negara yang tingkat suku bunganya masih masih menarik dan kondisi makro ekonominya relatif stabil," demikian menurut tim peneliti Indef dalam buku berjudul "Kabinet Baru dan Ancaman Resesi Ekonomi."
 
Menurut Indef, Indonesia termasuk negara yang masih menarik dan dari segi makro ekonomi relatif stabil. Namun, selama pergeseran dana masih sebatas di pasar uang, maka perekonomian sektor riil tidak akan banyak peningkatan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara untuk harga minyak, Indef memproyeksikan harganya sebesar USD65 per barrel. Secara umum, harga minyak mentah diprediksi sedikit lebih tinggi dari asumsi makro RAPBN, utamanya akibat aspek geopolitik yang masih menghangat di negara-negara penghasil minyak.
 
Adapun mengenai inflasi, Indef memperkirakan pada 2020 sebesar 3,25 persen. Inflasi umum yang cukup rendah ini bisa merepresentasikan keberhasilan pengendalian harga jika beriringan dengan laju pertumbuhan ekonomi yang meningkat.
 
"Namun jika tidak demikian (diiringi pertumbuhan ekonomi yang baik), laju inflasi yang rendah juga menunjukkan daya beli yang rendah. Daya beli yang terkoreksi bisa menggerogoti pertumbuhan ekonomi," pungkasnya.

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif