Ilustrasi. FOTO: dok MI.
Ilustrasi. FOTO: dok MI.

IHSG Masih Berada di Tren Pelemahan

Ekonomi ihsg
Annisa ayu artanti • 28 November 2019 09:07
Jakarta: Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih akan melanjutkan pelemahan. Namun pelemahan akan terbatas karena mulai menyentuh area oversold.
 
Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper menjelaskan secara teknikal mengindikasikan tren distribusi masih menunjukkan potensi pelemahan. Tetapi pelemahan diperkirakan akan terbatas karena indeks menyentuh area oversold.
 
Hari ini indeks akan bergerak dan diperdagangkan di level support 5.974-5.995 dan resistance 6.044-6.072.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"IHSG hari ini diprediksi melemah," kata Dennies dalam riset hariannya, Jakarta, Kamis, 28 November 2019.
 
Dennies menjelaskan beberapa hasil data perekonomian yang akan dirilis diperkirakan akan memengaruhi pergerakan indeks.
 
Sementara itu, Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi menjelaskan hari ini ada potensi pergerakan indeks akan berbalik arah menuju penguatan. Menurut Lanjar, pergerakan indeks masih berpotensi kuat berada di atas level 6.000.
 
"Potensi pembalikan arah pergerakan IHSG terbuka dengan konfirmasi mampu kembali kuat di atas 6.050 pada support resistance 6.000-6.125," kata Lanjar.
 
Lanjar menuturkan investor terus menimbang dampak sengketa ekonomi di dunia. Selain itu, Gubernur Federal Reserve Lael Brainard memprediksi gambaran positif dari prospek jangka pendek ekonomi Amerika Serikat.
 
"Dia menganjurkan perubahan jangka panjang dalam pelaksanaan kebijakan moneter di era suku bunga rendah dan inflasi yang lemah," jelas Lanjar.
 
Beberapa saham yang direkomendasikan untuk diperhatikan investor hari ini adalah PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL), PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), dan PT Matahari Department Store Tbk (LPPF).
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif