Masuk ke Indeks MSCI

Saham Bukit Asam dan TKIM Diyakini Terus Meroket

Annisa ayu artanti 15 November 2018 11:07 WIB
ihsgemitenbeiptbapasar modal
Saham Bukit Asam dan TKIM Diyakini Terus Meroket
Ilustrasi (Foto: Medcom.id/Annisa Ayu Artanti)
Jakarta: Analis Panis Sekuritas William Hartanto menilai masuknya PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dan PT Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) ke daftar indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) akan membuat saham kedua emiten tersebut terus menguat.

Ia mengatakan masuknya dua emiten tersebut dalam jajaran indeks MSCI membuat adanya aksi beli oleh para broker atau investor. Saham emiten-emiten yang baru masuk indeks MSCI akan menjadi menu baru investor untuk berinvestasi.

"Masuknya kedua saham ke indeks MSCI akan membuat sahamnya menguat," kata William, kepada Medcom.id, di Jakarta, Kamis, 15 November 2018.

William menjelaskan MSCI memasukkan dua emiten tersebut karena dinilai memiliki fundamental dan prospek bisnis yang baik. Oleh karena itu, kinerja menjadi tolok ukur utama untuk mempertahankan keduanya di dalam daftar indeks MSCI.

"Tapi dalam jangka panjang fundamental tetap memegang peran. Jika kinerja menurun maka pada waktunya akan dikeluarkan lagi dari MSCI," tutur William.

Di sisi lain, Direktur Utama Bukit Asam Ariviyan Arifin mengungkapkan masuknya perusahaan dalam daftar indeks MSCI adalah bukti pengakuan global atas kinerja perusahaan. "Per hari ini perusahaan sudah MSCI (global index) beberapa bulan lalu keluar. Hari ini masuk ke perusahaan kategori global index, bukti pengakuan dari analis internasional," ucap Arviyan.

Seperti diketahui, MSCI Global Small Cap Index telah menghapus daftar PT Bank Bukopin Tbk (BBKP), PT Harum Energy Tbk (HRUM), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT MNC Investama Tbk (BHIT), PT Modernland Realty Tbk (MDLN), PT Siloam International Hospitals (SILO) dan PT Visi Media Asia Tbk (VIVA).

Kemudian memasukkan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dan PT Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) ke daftar barunya.



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id