Gubernur Jawa Timur Soekarwo (kanan) saat menerima kunjungan Direktur Utama Semen Indonesia, Rizkan Chandra (tengah). (FOTO: MTVN/Amaluddin)
Gubernur Jawa Timur Soekarwo (kanan) saat menerima kunjungan Direktur Utama Semen Indonesia, Rizkan Chandra (tengah). (FOTO: MTVN/Amaluddin)

Semen Indonesia Bidik Ekspansi Luar Negeri Rampung Tahun Ini

Amaluddin • 18 Juni 2016 16:16
medcom.id, Surabaya: PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) menargetkan ekspansi perseroan selanjutnya di luar negeri bisa rampung tahun ini sehingga proses pengembangan produksi cepat terlaksana.
 
"Lebih cepat lebih baik sehingga tahun ini targetnya selesai. Jadi tidak hanya mengandalkan pasar dalam negeri," ujar Direktur Utama Semen Indonesia, Rizkan Chandra, saat berkunjung ke kantor Gubernur Jawa Timur Soekarwo, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat, 17 Juni.
 
Sebelumnya perseroan telah mengembangkan jaringannya di luar negeri untuk pertama kalinya di Thang Long, Vietnam. Di wilayah tersebut, pengembangan pasarnya dinilai memuaskan sehingga perseroan berminat untuk berekspansi ke negara lain.

Namun, pihaknya enggan mengutarakan lebih lanjut negara mana yang akan menjadi sasaran pengembangan Semen Indonesia Internasional berikutnya. "Pokoknya negara X di Benua Asia, dan sifatnya mengakuisisi selesai bulan Y," ucapnya tanpa memberikan rincian pasti, termasuk nilai investasinya.
 
Di sisi lain, perseroan juga tidak mengkhawatirkan gempuran perusahaan semen asing yang mengembangkan produksinya di Indonesia. "Dari dulu sudah ada semen-semen asing, bahkan ada semen dari Tiongkok di Kalimantan yang harganya relatif murah. Kami tak khawatir karena teknologi semen relatif sama," tegasnya.
 
Menurutnya, kehadiran perusahaan semen asing terhadap pengembangan produksi semen di Pulau Jawa, Sulawesi, dan Sumatera tak berpengaruh. Kecuali, lanjut dia, di Kalimantan karena terdapat lokasi produksi semen dari Tiongkok.
 
Direktur utama yang baru dilantik 16 Mei 2016 tersebut mengaku dalam waktu dekat akan segera meresmikan pabrik baru di Rembang, Jawa Tengah, dan Padang, Sumatera Barat. "Sudah memasuki tahap akhir, dan tidak lama lagi diresmikan. Harapannya mampu menambah produksi semen dalam negeri," ungkap dia.
 
Diimbau tingkatkan sumber daya
 
Berkaitan dengan hal tersebut, Gubernur Jawa Timur Soekarwo meminta Semen Indonesiauntuk meningkatkan Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang peningkatan Sumber daya Manusia (SDM). Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas masyarakat sekitar perusahaan.
 
"Terutama saya minta community college. Misalnya jika ada SMP dan SMA yang kualitasnya tidak baik yang ada disekitar perusahaan, bisa ditambah setahun dilatih keterampilan teknologi," tambah pria yang akrab disapa Pakde Karwo ini.
 
Pakde Karwo pun menyambut baik kunjungan direktur utama Semen Indonesia yang baru menjabat. Dirinya juga mengapresiasi perkembangan perusahaan ini dan berharap pengembangan produksinya semakin baik ke depannya.
 
"Selamat kepada direksi baru dan saya laporkan bahwa sampai saat ini tanggung jawab sosial perusahaan di Jatim berjalan baik," pungkasnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AHL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan