Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Ilustrasi. Foto: Medcom.id

BEI Cabut Seluruh Aktivitas Short Selling

Ekonomi bei short selling
Annisa ayu artanti • 02 Maret 2020 12:11
Jakarta: Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara aktivitas short selling mulai hari ini. BEI telah mencabut seluruh efek yang ditransaksikan dalam short selling dari daftar efek short selling.
 
Short selling adalah aksi menjual saham tanpa memiliki saham perusahaan terlebih dahulu.
 
Pernyataan tersebut disampaikan dalam surat pengumuman BEI Nomor S-01419/BEI.POP/03-2020 tanggal 2 Maret 2020 perihal ketentuan terkait Transaksi Short Selling.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dengan demikian, tidak terdapat daftar efek yang dapat ditransaksikan secara short selling sebagaimana diatur dalam ketentuan III.5 Peraturan Bursa Nomor ll-H tentang Persyaratan dan Perdagangan Efek dalam Transaksi Marjin dan Transaksi Short Sell sempai dengan batas waktu yang akan ditetapkan kemudian," ungkap Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI Irvan Susandy dikutip dari pengumuman BEI, Senin, 2 Maret 2020.
 
Irvan menyampaikan pencabutan daftar efek short selling tersebut mulai berlaku 2 Maret 2020.
 
Sementara dalam dalam Peraturan Bapepam LK nomor V.D.6 tentang Pembiayaan Transaksi Efek oleh Perusahaan Efek bagi Nasabah dan Transaksi Short Selling oleh Perusahaan Efek, transaksi short selling adalah transaksi penjualan efek namun Efek dimaksud tidak dimiliki oleh penjual pada saat transaksi dilaksanakan.

 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif