Ilustrasi. Foto: dok MI/Adam Dwi.
Ilustrasi. Foto: dok MI/Adam Dwi.

Sepekan, IHSG Jeblok 8,7% ke Level 6.597

Ekonomi IHSG Emiten Saham investor sukuk BEI Pasar Modal obligasi pefindo surat berharga negara
Fetry Wuryasti • 14 Mei 2022 16:30
Jakarta: Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat perdagangan selama sepekan ditutup bervariasi. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jeblok sebanyak 8,73 persen menjadi 6.597,99 dari posisi 7.228,91 pada pekan sebelumnya.
 
Kapitalisasi pasar bursa yang pada pekan ini juga ditutup terkoreksi 7,23 persen menjadi Rp8.864,56 triliun dari Rp9.555,01 triliun pada pekan sebelumnya. Begitu juga, penurunan terjadi pada rata-rata volume transaksi harian Bursa sebesar 11,56 persen menjadi 21,57 miliar saham dari 24,39 miliar saham pada penutupan pekan sebelumnya.
 
Penurunan diikuti oleh rata-rata nilai transaksi harian Bursa pekan ini sebesar 14,63 persen menjadi Rp20,45 triliun dari Rp23,95 triliun pada penutupan pekan yang lalu.
 
Adapun peningkatan hanya terjadi pada rata-rata frekuensi harian bursa sebesar 3,54 persen. Dari 1.465.440 pada pekan sebelumnya menjadi 1.517.364 di pekan ini.
 
"Investor asing pada pada pekan ini mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp9,11 triliun dan sepanjang 2022 investor asing masih mencatatkan beli bersih sebesar Rp63,05 triliun," kata Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Yulianto Aji Sadono, Sabtu, 14 Mei 2022.
 
Di sisi lain, selama periode 18-22 April 2022, dua obligasi dan satu sukuk tercatat di BEI. Pada Senin, 9 Mei 2022, Obligasi Berkelanjutan III Merdeka Copper Gold Tahap II Tahun 2022 yang diterbitkan oleh PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) tercatat di BEI dengan nilai nominal sebesar Rp2 triliun. Hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk Obligasi adalah idA (Single A).
 
Kemudian, pada Jumat, 13 Mei 2022, Obligasi IV Waskita Karya Tahun 2022 dan Sukuk Mudharabah I Waskita Karya Tahun 2022 yang diterbitkan oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk dicatatkan di BEI dengan masing-masing sebesar Rp2,12 triliun dan Rp1,14 triliun.
 
Hasil pemeringkatan dari Pefindo untuk Obligasi adalah idAAA(gg) (Triple A, Government Guarantee) dan Sukuk Mudharabah adalah idAAA(sy)(gg) (Triple A Syariah, Government Guarantee).
 
"Total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI sepanjang tahun 2022 adalah 47 emisi dari 35 emiten senilai Rp57,39 triliun. Keseluruhan total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 502 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp456,84 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 124 emiten," papar Aji.
 
Untuk Surat Berharga Negara (SBN) yang tercatat di BEI berjumlah 151 seri dengan nilai nominal Rp4.854,41 triliun dan USD205,99 juta. EBA sebanyak 10 emisi senilai Rp4,39 triliun.
 
(HUS)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif