Illustasi. MI/Panca.
Illustasi. MI/Panca.

WEGE Bagikan Dividen Rp56,6 Miliar

Annisa ayu artanti • 26 Maret 2018 20:01
Jakarta: Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) menyetujui pembagian dividen kepada pemegang saham.
 
RUPST menyetujui pembagian dividen sebesar Rp5,91 per lembar saham atau 30 persen dari laba 2017. Sehingga total dividen yang dibagikan adalah Rp56,5 miliar
 
"Pembagian dividen kita sudah disetujui Rp5,91 per saham. Kita baru go publik satu bulan. Kita sudah bisa share Rp5,91 per saham," kata Direktur Independen Abiprayadi Riyanto di Kantor Wika Gedung, Jakarta Timur, Senin, 26 Maret 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Abiprayadi juga menyebutkan laba bersih perseroan di 2017 sebesar Rp296 miliar. Angka laba bersih ini meningkat 106 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp143 miliar
 
"Meningkat dari 2016, Rp296 miliar itu labanya," sebut dia.
 
Lebih lanjut, dia juga menjelaskan, peningkatan laba bersih tersebut didorong oleh pertumbuhan penjualan di 2017, yaitu mencapai Rp3,9 triliun naik 102,09 persen dari realisasi penjualan 2016 sebesar Rp1,93 triliun.
 
Menurut Abiprayadi, pertumbuhan laba tersebut berasal dari perolehan kontrak baru di sektor konstruksi pemerintah dan BUMN sebesar 46 persen dan sisanya dari dari swasta.
 
"Porsi pemerintah dan BUMN di 2017, yaitu sebesar 46 persen ini sesuai dengan arah strategi perusahaan untuk mengkombinasikan segmen pemerintah dan BUMN sama berimbang dengan porsi swasta," ungkap dia.
 
Sementara itu terkait cash flow perusahaan per 31 Desember 2017, perusahaan juga membukukan arus kas dari aktivitas operasi mencapai Rp636,5 miliar yang berasal dari pencairan piutang serta pembayaran uang muka clarl pelanggan.
 
"Kondisi keuangan tersebut mencerminkan fundamental WEGE yang sehat dan tumbuh," jelas dia. Arus kas positif ini menunjukkan bahwa operasi perusahaan dapat menghasilkan kas yang cukup untuk membayar dividen dan investasi baru.
 
Wika Gedung telah melakukan pencatatan saham perdana (Initial Public Offering /IPO) di bursa saham tahun lalu. Saat itu, perusahaan melepas 2,87 miliar lembar saham atau setara 30 persen dari modal yang disetor. Dari IPO itu, Wika Gedung mendapat dana segar Rp832,8 miliar dengan harga Rp290 per lembar saham.
 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif