Ilustrasi. (FOTO: AFP)
Ilustrasi. (FOTO: AFP)

Hutama Karya Diminta Kembalikan Utang Rp11 Miliar

Ekonomi hutama karya
Annisa ayu artanti • 07 Januari 2019 13:44
Jakarta: PT Hutama Karya (Persero) kembali diminta untuk membayarkan utang berbentuk obligasi kepada mantan pialang Nathaniel Tanaya sebesar Rp11 miliar.
 
Nathaniel menjelaskan, pada 1999 dia membeli surat utang Hutama Karya senilai Rp11 miliar. Namun, tiba-tiba namanya dihapuskan dari daftar pemilik obligasi saat perusahaan terpuruk pada periode 2000-an.
 
"Ini kami cukup lama bersabar dari 1998, tapi belum ada solusi. Solusinya selalu dilempar atau diping-pong," kata Nathaniel kepada Medcom.id, di Jakarta, Senin, 7 Januari 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hingga sekarang, tambahnya, tidak ada kejelasan mengenai uang tersebut. Nathaniel sudah beberapa kali menghadap perusahaan pelat merah itu, tetapi sayang tidak ada jawaban yang memuaskan.
 
"Dari Hutama Karya sendiri lepas tangan. Mereka bilang itu kesalahan dari manajemen lama," ucap dia.
 
Menurutnya perusahaan pelat merah tidak bisa memberikan alasan yang tidak masuk akal. Apalagi, ia mengetahui saat ini Hutama Karya sudah menjadi BUMN sehat. Seharusnya bisa membayarkan utang 20 tahun lalu tersebut.
 
"Masa duit segitu tidak ada. Dia mainannya (proyeknya) kan sudah besar-besar. Masa tidak ada," pungkas dia.
 

 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif