MNC Studio Bidik Pendapatan hingga Rp1,59 Triliun
Ilustrasi. (Foto: Antara/Yudhi Mahatma).
Jakarta: PT MNC Studio International Tbk (MSIN) telah mencatatkan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) ‎di Bursa Efek Indonesia (BEI) pagi ini. Perseroan melepas 1,56 miliar saham di harga Rp500 per saham. Perusahaan meraup dan segar ‎lebih dari Rp780 miliar dari proses hajatan IPO.

Setelah IPO, MNC Studio International membidik pertumbuhan pendapatan hingga 45 persen di sepanjang tahun ini.

"Kami targetkan pendapatan pertumbuhan hingga 45 persen," ucap Direktur Utama MNC Studio International Ella Kartika, ditemui di Gedung BEI, SCBD Sudirman, Jakarta, Jumat, 8 Juni 2018.

Pada tahun lalu, dia mengaku, perusahaan telah meraup pendapatan Rp1,1 triliun, dengan begitu pendapatan bisa mencapai Rp1,59 triliun di tahun ini. "Itu jika naik 45 persen," ujar Ella.

Target pendapatan perseroan didorong peningkatan produksi selama periode Ramadan. Perusahaan juga akan merai‎h tambahan pendapatan dari program sahur dan prime-time.

"Kami juga masukkan 20 program saluran TV berlangganan di kuartal II, itu merupakan kunci pertumbuhan yang dimiliki perusahaan," ucapnya.

‎Selama kuartal I-2018, dia menyebutkan, perusahaan telah membukukan pendapatan Rp330,4 miliar. Jumlah itu meningkat 55 persen bila dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp212,9 miliar. Peningkatan jam produksi dan penjualan konten memberikan efek positif bagi pertumbuhan pendapatan perusahaan.

Posisi laba bersih perusahaan, telah mencapai Rp63 miliar atau naik 80 persen bila dibanding laba Rp34,9 miliar di kuartal I-2017. "Kami terus tingkatkan kinerja perusahaan. Saya optimistis MNC Studio mampu melampaui target 2018," pungkas dia.



(AHL)