CEO Lippo Karawaci John Riady (tengah). (FOTO: Medcom.id/Husen Miftahudin)
CEO Lippo Karawaci John Riady (tengah). (FOTO: Medcom.id/Husen Miftahudin)

Lippo Karawaci Bakal Terima Dana Segar Rp11 Triliun

Ekonomi lippo karawaci meikarta
Husen Miftahudin • 20 Juni 2019 23:34
Jakarta: PT Lippo Karawaci Tbk akan menerima dana segar sebanyak Rp11 triliun di akhir Juni 2019. Dana tersebut mengalir lantaran perseroan telah menerima surat efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas aksi right issue yang dilakukan emiten berkode LPKR itu.
 
"Minggu lalu kami sudah menerima surat efektif atas right issue kami dari OJK, sudah ada green light. Kami harapkan dana masuk akhir Juni, sebelum Juli ini," aku CEO Lippo Karawaci John Riady dalam Media Gathering di Hotel Aryaduta, Tugu Tani, Jakarta Pusat, Kamis, 20 Juni 2019.
 
John menjelaskan, dana dari hasil penggalangan itu nantinya akan digunakan untuk pembayaran utang perseroan sebanyak Rp3 triliun.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, sekitar Rp5 triliun di antaranya akan digunakan untuk pembangunan proyek properti, termasuk di dalamnya Meikarta. Sedangkan sisanya akan digunakan untuk penguatan likuiditas perusahaan.
 
Dia bilang, perusahaan saat ini berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh proyek yang telah dikerjakan. Total ada delapan proyek, termasuk Meikarta, yang dikejar penyelesaiannya dalam jangka menengah 5-10 tahun ke depan.
 
Megaproyek Meikarta misalnya, John menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan proyek hunian tersebut. Saat ini, perusahaan tengah menyelesaikan proyek pembangunan fase I-A.
 
"Kita akan bangun dan harus diselesaikan 56 tower. Ini akan selesai, totalnya 22.500 unit," ujar John.
 
Dari total pembangunan 56 menara apartemen, empat di antaranya akan selesai dibangun. Pada Agustus 2019, perseroan bakal melakukan topping off atas keempat menara apartemen tersebut.
 
"Empat tower ini pada tiga bulan setelahnya itu Oktober seluruhnya akan dilakukan hand over. Kemudian akan terus bergulir (hingga 56 tower)," jelas John.
 
Selain itu, perseroan juga bakal membangun mal yang disebut-sebut sebagai mal terbesar di Indonesia. Mal Orange County itu bakal dibangun di kawasan proyek Meikarta, Cikarang, Jawa Barat.
 
"Kami planning 2020 akan kembali melakukan pembangunan-pembangunan proyek baru. Satu di antaranya adalah mal di Cikarang, Orange County," ungkapnya.
 
Menurut John, jumlah penduduk Cikarang tak sebanding dengan keberadaan mal di wilayah tersebut. Meski sudah memiliki Mall Lippo Cikarang, namun pusat perbelanjaan tersebut tak mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Cikarang.
 
"Yang terbesar di sana Mall Lippo Cikarang, tapi kalau kita ke sana itu sudah padat sekali. Maka sudah waktunya Cikarang punya mal yang lebih baik, mungkin akan lebih besar dari Lippo Mall Puri," pungkas dia.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif