Ilustrasi. FOTO: dok MI.
Ilustrasi. FOTO: dok MI.

Rupiah Tembus Rp13.995/USD, IHSG Stabil

Ekonomi ihsg kurs rupiah
Ade Hapsari Lestarini • 11 Desember 2019 09:22
Jakarta: Gerak nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan pagi ini menembus level Rp13 ribu per USD. Sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga terpantau kokoh.
 
Mengutip data Bloomberg, Rabu, 11 Desember 2019, rupiah dibuka menguat tajam ke posisi Rp13.995 per USD dibandingkan perdagangan sebelumnya di level Rp14.010 per USD.
 
Sementara itu rentang gerak rupiah berada di Rp13.995-Rp14.019 per USD. Rupiah terus bergerak menguat hingga 9,5 poin atau setara 0,07 persen.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sedangkan mengutip data Yahoo Finance, rupiah juga dibuka menguat ke level Rp13.990 per USD. Rupiah menguat hingga sembilan poin atau setara 0,0643 persen.
 
Di sisi lain pergerakan IHSG dibuka ke posisi 6.192. Mengutip laman RTI, gerak IHSG terpantau naik 8,922 poin atau setara 0,144 persen ke posisi 6.192.
 
IHSG sempat menyentuh level tertinggi di posisi 6.196 dan level terendah di 6.188. Sementara itu volume perdagangan saham tercatat sebanyak 328 juta lembar senilai Rp257 miliar. Sebanyak 138 saham menguat, 65 saham melemah, 120 saham stagnan, dan terjadi 37.528 kali transaksi.
 
Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi mengatakan tren pelemahan tersebut terjadi lantaran investor belum menentukan sikap terhadap kondisi terkini.
 
Investor tengah menanti pertemuan bank sentral dan hasil kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok sebelum 15 Desember 2019.
 
"Sehingga kami perkirakan IHSG akan bergerak cenderung terkonsolidasi negatif pada perdagangan selanjutnya pada support resistance 6.110-6.190," ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 11 Desember 2019.
 
Katalis pergerakan indeks selanjutnya, kata Lanjar, akan datang dari kesepakatan dua negara ekonomi terbesar dunia itu untuk menghindari babak baru kebijakan proteksionis.
 
Kemudian faktor pendukung gerak IHSG lainnya yakni rilis data inflasi yang akan diiringi oleh penetapan kebijakan moneter suku bunga The Fed, serta proyeksi ekonomi yang akan disepakati oleh FOMC.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif