Dua Direksi Holcim Mengundurkan Diri
Holcim. MI/Usman Iskandar.
Jakarta: Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) ‎telah memutuskan perubahan susunan direksi. Dua direktur mengundurkan diri karena ingin mencari tantangan baru di luar perusahaan.

"Dalam RUPSLB Wiwik Wahyuni dan Raden Ali Permadiono Sumedi telah memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai Direktur," kata Presiden Direktur Holcim Indonesia, Gary Schutz‎, ditemui di Hotel Sheraton Gandaria, Jakarta, Kamis, 17 Mei 2018.

Dia mengatakan, posisi Raden Ali Permadiono Sumedia sebagai Direktur Penjualan digantikan oleh Surindo Kalbu Adi. Sosok Surindo memiliki ‎pengalaman dan keahlian yang luas di bidang penjualan.

"Dia juga pernah bekerja di beberapa perusahaan multinasional dan menduduki beberapa posisi di manajemen senior. Perusahaan akan memanfaatkan kapasitas beliau untuk terus mengembangkan perusahaan. Seluruh struktur Dewan Direksi yang ada juga telah disetujui oleh pemegang saham," jelas dia.

Setelah digantinya kursi Direksi, dia mengaku, perusahaan optimistis akan terjadinya ‎peningkatan volume sebesar enam persen hingga akhir tahun ini. Kemudian pertumbuhan 25 persen dari unit bisnis Agregat dan Bahan Bangunan khususnya produk-produk inovatif dan solusi bernilai tambah seperti SpeedCrete, ThruCrete.

Sebagai langkah antisipasi, lanjut dia, Holcim akan terus melakukan efisiensi biaya dan mengambil langkah-langkah transformasi komersial. Holcim juga berada dalam posisi yang baik berkat jaringan yang lebih luas serta kehadiran produk baru yang semakin melengkapi lini produk untuk memberikan nilai tambah dan solusi bagi pelanggan.

Kehadiran terminal semen yang baru di Palembang pada tahun diharapkan dapat semakin memperluas jaringan Holcim di wilayah yang memiliki tingkat pertumbuhan yang tinggi.

"Kami siap untuk melayani pasar serta memenuhi kebutuhan pelanggan, mulai dari pemilik rumah hingga proyek infrastruktur dan proyek pembangunan gedung bertingkat. Komitmen kami adalah untuk menyediakan solusi-solusi inovatif dan bernilai tambah bagi pelanggan. Hal inilah yang membedakan kami dari pesaing kami," tutur dia.

Solusi Inovatif

Holcim, tutur Gary, terus berupaya untuk menawarkan solusi inovatif, menurunkan biaya serta mengambil langkah-langkah efisiensi untuk kebutuhan operasional agar dapat mengimbangi tekanan persaingan serta biaya inflasi.

Sejumlah lini produk yang memiliki spesifikasi khusus menjadikan Holcim Indonesia sebagai inovator dan pemimpin dalam industri bahan bangunan karena siap untuk menghadapi perubahan pasar yang dinamis.

"Sebagai contoh SpeedCrete, ThruCrete dan ApexCrete merupakan produk inovatif yang berhasil memberikan solusi untuk perbaikan dan pembangunan jalan raya, jalur pejalan kaki, area taxiway di bandara dan area pergudangan dengan kekuatan struktur yang tinggi, di antara produk-produk unggulan kami lainnya," terang dia.

Dia menambahkan komitmen Holcim dalam menyediakan solusi bernilai tambah melalui inovasi, ditandai dengan peluncuran beberapa produk baru berbasis aplikasi seperti PowerMax serta WallMax.

"Kehadiran PowerMax dan WallMax diharapkan dapat merubah kebiasaan pelanggan menggunakan produk semen umum ke produk berbasis aplikasi. PowerMax dengan Micro Filler Particle dan Strength Agent memberikan manfaat untuk mengisi rongga struktur dan menghindari keropos, lebih cepat keras, memiliki kuat tekan lebih tinggi dibandingkan beton biasa tanpa tambahan bahan lain, sehingga lebih hemat biaya perawatan dalam jangka panjang," pungkas dia.



(SAW)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360