Garuda Indonesia. Foto : AFP.
Garuda Indonesia. Foto : AFP.

Bursa Saham Tak Merespons Positif Pergantian Direksi Garuda

Ekonomi Garuda Indonesia bursa saham
Annisa ayu artanti • 23 Januari 2020 17:44
Jakarta: Saham PT Garuda Indonesia Tbk masih bergerak di zona merah pasca perubahan formasi para direksi dan komisaris.
 
Berdasarkan data RTI yang dikutip Medcom.id, Kamis, 23 Januari 2020, hingga pukul 15.32 WIB saham emiten berkode GIAA justru melemah 12 poin atau 2,73 persen dari penutupan perdagangan hari sebelumnya di posisi Rp440 per saham. Saham Garuda hari ini di transaksikan sebanyak 2.376 kali.
 
Kepala Riset Koneksi Kapital Indonesia Marolop Alfred Nainggolan mengatakan perubahan jajaran direksi dan komisaris Garuda Indonesia kemarin tidak menjadi katalis positif, berbeda dengan penetapan direksi baru PT BTN (Persero) yang langsung disambut positif oleh pasar.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kala itu, Pahala N Mansyuri ditunjuk Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir sebagai direktur utama BTN.
 
"Ternyata setalah pergantian ini harga sahamnya tidak meningkat dan justru mengalami penurunan kemungkinan karena faktor tadi, pasar tidak menjadikan ini sebagai sentimen positif. Artinya bagi pasar ini suatu yang biasa saja," kata Alfred kepada Medcom.id.
 
Melihat harga saham yang masih bergerak di zona merah, Alfred juga menilai penujukan direksi dan komisaris baru belum menunjukkan optimisme pasar. Menurutnya pasar menunggu kinerja dari direksi dan komisaris baru tersebut.
 
"Ini menunjukkan belum menunjukkan sebuah optimisme bagi pasar, pergantian tersebut. pasar akan menunggu bagaimana kinerja BOD yang baru," tukas dia.
 

Berikut nama komisaris dan direksi Garuda Indonesia:
 
Komisaris
 
1. Komisaris Utama: Triawan Munaf.
2. Wakil Komisaris Utama: Chairal Tanjung.
3. Komisaris Independen: Yenny Wahid.
4. Komisaris Independen: Elisa Lumbantoruan.
5. Komisaris: Peter Gontha.
 
Direksi
 
1. Direktur Utama: Irfan Setiaputra.
2. Wakil Direktur Utama: Dony Oskaria.
3. Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Fuad Rizal.
4. Direktur Operasi: Tumpal Manumpak Hutapea.
5. Direktur Human Capital: Aryaperwira Adileksana.
6. Direktur Teknik: Rahmat Hanafi.
7. Direktur Layanan, Pengembangan Usaha, dan IT: Ade R. Susardi.
8. Direktur Niaga dan Kargo: M. Rizal Pahlevi.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif