NEWSTICKER
Pasar saham Indonesia diramaikan reksa dana baru. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)
Pasar saham Indonesia diramaikan reksa dana baru. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)

Reksa Dana Indeks, Investasi Baru di Pasar Saham

Ekonomi reksa dana bei
Annisa ayu artanti • 25 Juli 2019 12:20
Jakarta: PT Majoris Asset Management (Majoris) resmi meluncurkan dan melakukan pencatatan perdana Reksa Dana Indeks Majoris Pefindo I-Grade ETF Indonesia (XMIG).
 
Direktur Utama Majoris Zulfa Hendri menjelaskan produk reksa dana ini menggunakan Indeks Pefindo I-Grade yang diterbitkan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) sebagai indeks acuan, sehingga diharapkan dapat memberikan potensi hasil investasi yang setara dengan kinerja indeks Pefindo I-Grade.
 
Kebijakan investasi di produk reksa dana ini adalah 80-100 persen pada efek bersifat ekuitas yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) serta terdaftar dalam Indeks Pefindo I-Grade dan 0-20 persen pada instrumen pasar uang dalam negeri yang mempunyai jatuh tempo tidak lebih dari satu tahun dan deposito.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dengan potensi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang menjanjikan di jangka pendek dan panjang, kami melihat pasar saham Indonesia menawarkan potensi imbal hasil yang sangat menarik. Sehingga investor bisa mempertimbangkan ETF ini sebagai pilihan yang tepat untuk mengoptimalkan pertumbuhan investasinya," kata Zulfa di Gedung BEI, Jakarta, Kamis, 25 Juli 2019.
 
Zulfa menjelaskan pemilihan Indeks Pefindo I-Grade sebagai indeks acuan didasari oleh kinerja Indeks Pefindo I-Grade yang baik dan outperformed apabila dibandingkan dengan indeks lainnya yang tersedia di Bursa.
 
Oleh karena itu untuk mendukung penggunaan indeks ini, Majoris juga menjalin kerja sama dengan PT Mandiri Sekuritas sebagai dealer partisipan dan PT Bank Central Asia Tbk sebagai Bank Kustodian.
 
"Saham-saham yang membentuk indeks Pefindo adalah saham dari perusahaan-perusahaan yang memiliki peringkat investment grade sehingga memiliki tingkat risiko yang telah terukur dan potensi pertumbuhan yang baik," jelas Zulfa.
 
Zulfa menambahkan investor yang ingin melakukan pembelian unit penyertaan produk ini dapat membeli dalam satuan unit kreasi melalui PT Mandiri Sekuritas atau pihak lain melalui mekanisme perdagangan di bursa.
 

(AHL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif