medcom.id, Jakarta: Asosiasi Pengelola Reksa Dana Indonesia (APRDI) Danny Taher mendorong pengurangan nilai unit maksimal setiap produk reksa dana mencapai Rp10 miliar dari yang tadinya mencapai Rp25 miliar.
Alasan dari dukungan itu adalah untuk menambah jumlah produk dan manajer investasi (MI) untuk menggaet investor di produk reksa dana.
"Jumlah 1.000 produk dan 83 MI kan masih sedikit bagi 250 juta penduduk, kalau mendorong produk ya bagus jika dikurangi," jelasnya di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (27/1/2016).
Dia mengatakan dengan penambahan produk akan ikut serta membuat target sebesar dua juta nasabah tercapai pada 2017, sedangkan pada saat ini akan tercapai 500 ribu nasabah.
"Target kita banyak, maka akan butuh banyak produk juga untuk mencapai jumlah investor," tambahnya.
Selain penambahan produk berbagai kerja sama melaksanakan acara di pekan reksa dana seperti yang dilaksanakan di Gedung BEI juga ikut mendorong penetrasi investor di reksa dana.
"Sosialisasi juga dibutuhkan untuk memperbanyak investor, melalui acara seperti ini kita harapkan jumlah investor ritel bertambah," pungkas dia.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan