Ilustrasi. FOTO: dok MI.
Ilustrasi. FOTO: dok MI.

Gerak IHSG Sepekan Parkir di Zona Hijau

Ekonomi ihsg
Ade Hapsari Lestarini • 12 Oktober 2019 12:46
Jakarta: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pekan Oktober terpantau berada di jalur hijau. Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat gerak IHSG sepekan masih positif.
 
Mengutip keterangan tertulis yang dirilis BEI, Sabtu, 12 Oktober 2019, kenaikan IHSG tercatat sebesar 0,73 persen menjadi 6,105.800 dari 6.061,252 dibandingkan pekan lalu.
 
Senada dengan IHSG, nilai kapitalisasi pasar juga mengalami peningkatan sebesar 0,75 persen menjadi Rp7.018,609 triliun dari penutupan pekan sebelumnya sebesar Rp6.966,669 triliun.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu untuk data rata-rata transaksi BEI mengalami variasi pergerakan data yaitu kenaikan terdapat pada rata-rata volume transaksi yaitu sebesar 0,97 persen menjadi 14,776 miliar unit saham dari 14,634 miliar unit saham selama pekan lalu.
 
Kemudian terjadi perubahan pada rata-rata nilai transaksi dan rata-rata frekuensi, rata-rata nilai transaksi melemah sebesar 1,06 persen menjadi Rp7,906 triliun dari Rp7,991 triliun pada penutupan pekan lalu.
 
Sedangkan rata-rata frekuensi transaksi mencatatkan tergerus 5,01 persen ke posisi 466,851 kali transaksi dari penutupan pekan sebelumnya sebesar 491,470 ribu kali transaksi.
 
Sepanjang 2019, investor asing masih mencatatkan beli bersih sebesar Rp50,680 triliun dan investor asing pada hari ini mencatatkan jual bersih sebesar Rp477,81 miliar.
 
Di sisi lain, BEI pada pekan ini mencatatkan dua emiten yakni PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS), yang bergerak pada sektor miscellaneous industry dan subsektor electronics, sertaPT Trinitan Metals and Minerals Tbk (PURE) yang bergerak di sektor basic industry and chemicals dan subsektor metal and allied products.
 
Selanjutnya pada Senin lalu mencatatkan Obligasi Berkelanjutan IV Adira Finance dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap VI Tahun 2019 yang diterbitkan PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) dengan nilai nominal Rp1,192 triliun.
 
Hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk Obligasi adalah idAAA (Triple A). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
 
Total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang 2019 adalah 79 emisi dari 42 perusahaan tercatat senilai Rp89,87 triliun. Dengan pencatatan ini maka total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 417 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp440,90 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 118 Perusahaan Tercatat.
 
Sedangkan Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 100 seri dengan nilai nominal Rp2.660,03 triliun dan USD400 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 10 emisi senilai Rp8,79 triliun.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif