Penambahan Cuti Bersama Diimbau Diumumkan Setahun Sebelumnya

Dian Ihsan Siregar 07 Mei 2018 17:07 WIB
beiCuti Bersama
Penambahan Cuti Bersama Diimbau Diumumkan Setahun Sebelumnya
Dirut BEI Tito Sulistio. (FOTO: ANTARA/Puspa)
Jakarta: Keputusan penambahan cuti bersama Lebaran tahun ini direspons negatif investor asing. Mereka khawatir momen ini bisa menggerus gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

"Kekhawatiran investor asing terhadap cuti bersama memberikan dampak bagi tren pelemahan IHSG," kata Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio, ditemui di Gedung BEI, SCBD Sudirman, Jakarta, Senin, 7 Mei 2018.

Namun demikian, ‎dia mengaku, dirinya tetap menghormati dan mengikuti keputusan pemerintah. Untuk ke depannya, dia meminta pemerintah untuk memutuskan dan mengumumkan cuti bersama libur Lebaran mendatang bisa diumumkan satu tahun sebelumnya.

"Kalau bisa tahun depan dikasih tahu jauh-jauh hari. Untuk tahun depan harusnya sekarang sudah bisa diumumkan," ucap pria yang sempat berkarier di PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP).

Baca: Pascalebaran, Perbankan Mulai Beroperasi 19 Juni

Tito menegaskan investor pun harus diberikan informasi terkait cuti bersama Lebaran ini. Sebab, mereka harus mengatur strategi investasi mereka agar tetap terjaga dengan baik.

"Investor itu harus membuat rencana. Di Amerika Serikat (AS) saja sudah diumumkan dua tahun sebelumnya untuk libur seperti paskah. Harusnya Indonesia bisa," tegas dia.

Pemerintah melalui surat keputusan bersama (SKB) tiga menteri menetapkan penambahan cuti bersama diberikan dua hari sebelum Lebaran, yaitu 11 dan 12 Juni 2018, serta satu hari setelah Lebaran, yaitu pada 20 Juni 2018. Total cuti bersama adalah tujuh hari, yaitu 11, 12, 13, 14, 18, 19, dan 20 Juni 2018.

Dalam poin pengumumannya tertulis bahwa tambahan tiga hari cuti bersifat fakultatif. Artinya pihak swasta dibebaskan untuk mengambil keputusan.

Selain itu poin lainnya transaksi pasar modal dan bursa akan dibuka pada 20 Juni 2018. Namun untuk tambahan dua hari cuti bersama di sebelum Lebaran masih belum dipastikan apakah kliring tutup atau buka.‎

 



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id