NEWSTICKER
Ilustrasi. FOTO: Dok MI/PANCA SYURKANI
Ilustrasi. FOTO: Dok MI/PANCA SYURKANI

Rupiah Pagi Melemah Tipis ke Rp13.698/USD

Ekonomi kurs rupiah
Angga Bratadharma • 20 Februari 2020 09:01
Jakarta: Gerak nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Kamis pagi terpantau melemah tipis dibandingkan dengan perdagangan sore di hari sebelumnya di posisi Rp13.695 per USD. Mata uang Garuda kesulitan menyalip mata uang Paman Sam, di tengah minimnya katalis positif dari dalam negeri.
 
Mengutip Bloomberg, Kamis, 20 Februari 2020, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka tertekan ke Rp13.698 per USD. Pagi ini nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp13.698 hingga Rp13.707 per USD. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.511 per USD.
 
Sementara itu, kurs dolar Amerika Serikat melonjak pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), mendekati level tertinggi tiga tahun terhadap sekeranjang mata uang lainnya dan safe-haven yen jatuh ke level terendah sembilan bulan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mengutip Antara, Kamis, 20 Februari 2020, selera investor terhadap aset berisiko memang meningkat kembali, menyusul penurunan jumlah kasus virus korona baru di Tiongkok serta harapan lebih banyak stimulus kebijakan dari negara tersebut.
 
Dolar juga mendapat dukungan dari data AS yang kuat serta risalah dari pertemuan kebijakan terakhir Federal Reserve, yang menunjukkan optimisme hati-hati tentang ekonomi.
 
Tiongkok mencatat kenaikan harian terendah dalam kasus virus korona baru sejak 29 Januari. Banyak orang melihat data Tiongkok tentang virus dengan skeptis, tetapi sentimen terangkat oleh laporan Bloomberg bahwa Beijing sedang mempertimbangkan suntikan tunai atau merger guna menyelamatkan maskapai penerbangan yang terpukul virus.
 
Langkah-langkah seperti itu akan diikuti pemotongan suku bunga pinjaman jangka menengah minggu ini.
 
"Tiongkok sedang mencoba untuk meningkatkan beberapa stimulus guna mengimbangi beberapa dampak ekonomi negatif dari masalah yang terjadi dengan virus korona," kata Minh Trang, pedagang valas senior di Silicon Valley Bank di Santa Clara, California.
 
Terhadap yen Jepang, dolar menguat 1,29 persen menjadi 111,28, tertinggi sejak Mei. Yen, yang diuntungkan selama tekanan geopolitik atau finansial karena Jepang adalah negara kreditor terbesar di dunia, mencatat kerugian harian terbesarnya dalam enam bulan.
 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif