APT Pemilik Sah 32,32% Saham BFI Finance
Kuasa hukum PT Aryaputra Teguharta, Pheo Hutabarat. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)
Jakarta: Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta mengabulkan gugatan PT Aryaputra Teguharta (PT APT).

Melalui kuasa hukum PT APT, Pheo Hutabarat, dalam Putusan PTUN Nomor 120/2018 PTUN Jakarta telah menyatakan pembatalan keputusan yang diterbitkan oleh Menkumham yang tidak mencantumkan APT sebagai pemilik sah atas 32,32 persen saham pada PT BFI Finance dan memerintahkan Menkumham mencabut keputusan itu.

Majelis hakim PTUN Jakarta juga menilai Putusan MA Nomor 240 PK/PDT/2006 tanggal 2007 sebagai putusan pengadilan yang terbaru, tertinggi, dan paling relevan sebagai putusan yang berkekuatan hukum yang tetap dan pasti.

Selain itu, majelis hakim yang memerimsa perkara aquo juga menyatakan PT APT sebagai pemilik sah atas 111.804.732 saham pada PT BFI Finance Tbk yang didasari pada Putusan PK MA No.240/2006.

"Hal ini sekaligus menepis argumen BFI yang selama ini selalu menyatakan bahwa tidak jelas dan tidak diketahui saham APT pada BFI," kata Pheo di kantor PT APT, Tower DBS, Jakarta, Rabu, 28 November 2018.

Menurutnya, seluruh tindakan yang menyebabkan hilangnya saham PT APT selama ini sebagai perbuatan melawan hukum dan cacat yuridis. Sehingga berhak untuk dibatalkan dan dicabut.

Di sisi lain meskipun ada upaya banding dari PT BFI Finance, Pheo menambahkan hal tersebut tidak mengesampingkan status penundaan sebagai penetapan yang bersifat mengikat sehingga keputusan PT BFI Finance secara yuridis ditunda atau dibekukan.

"Ditundanya keberlakuan keputusan-keputusan tata usaha negara tersebut bukan berarti apa-apa. Seluruh tindakan yang tidak menghormati atau mentaati penetapan pengadilan, apalagi pokok perkara sudah diputus untuk diterima seluruhnya, demi hukum merupakan bentuk ketidaktaatan terhadap hukum dan telah menunjukan itikad buruk," jelas Pheo.

Pheo mengatakan, PT APT juga telah meminta perlindungan kepastian hukum oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI).

"Kami sudah berulang kali mengingatkan kepada OJK dan BEI bahwa cacat material dalam transaksi terkait saham-saham PT BFI," pungkas Pheo.



(AHL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id