Bakrie Targetkan PLTU Tanjung Jati A Beroperasi di 2022

Annisa ayu artanti 05 Desember 2018 15:49 WIB
bakrie & brothers
Bakrie Targetkan PLTU Tanjung Jati A Beroperasi di 2022
Direktur Utama BNBR Bobby Gafur Umar. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)
Jakarta: PT Bakrie and Brothers (BNBR) menargetkan pembangunan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap Tanjung Jati A akan beroperasi pada 2022.

Direktur Utama BNBR Bobby Gafur Umar mengatakan perusahaannya menargetkan financial closing selesai pada kuartal I tahun depan. Kemudian pada kuartal II pekerjaan konstruksi akan mulai dilakukan.

"CoD itu 2022 atau 2023," sebut Bobby di Bakrie Tower, Jakarta, Rabu, 5 Desember 2018.

Bobby juga menuturkan pihaknya telah menandatangani perjanjian jual beli tenaga listrik (Power Purchase Agreement/PPA) dengan PT PLN (Persero) dengan tarif listrik 5,5 sen per kWh.

"Sudah selesai semuanya, PPA sudah," kata Bobby.

Bobby juga mengungkapkan urusan lahan pun sudah selesai 99 persen. Fokus ke depan setelah financial close adalah pembangunan konstruksi.

"Kalau sekarang untuk tanah land clearing itu segala macam itu sudah selesai," imbuh Bobby.

BNBR bekerja sama dengan perusahaan asal Malaysia, YTL Jawa Energy BV atau anak usaha dari YTL Corporation Berhad. Persentase kedua perusahaan dalam pembangunan pembangkit tersebut adalah 20 persen BNBR dan 80 persen YTL Jawa Energy BV.



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id