Semester II-2018

Adira Finance Lihat Kondisi Pasar Terbitkan Obligasi

Angga Bratadharma 04 Mei 2018 17:17 WIB
adira dinamika multifinance
Adira Finance Lihat Kondisi Pasar Terbitkan Obligasi
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)
Jakarta: PT Adira Dinamika Multifinance Tbk atau Adira Finance masih melihat situasi dan kondisi pasar terkait rencana penerbitan obligasi di semester II-2018 dalam rangka mengoptimalkan penyaluran pembiayaan. Sejauh ini, Adira Finance masih memiliki struktur permodalan yang kuat dalam rangka meningkatkan daya saing di tengah sengitnya persaingan.

Head of Corporate Secretary and Investor Relation Adira Finance Perry B Slangor mengatakan, pada kuartal I-2018, Adira Finance telah menerbitkan obligasi sebesar Rp1,6 triliun melalui Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan IV Adira Finance Tahap II.

"Kami juga menerbitkan sukuk sebesar Rp490 miliar melalui Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Adira Finance Tahap II," kata Perry, dalam acara Media Update: Kinerja Kuartal I-2018 Adira Finance, di Jakarta, Jumat, 4 Mei 2018.

Secara total, Perry menjelaskan, Adira Finance memiliki plafond penerbitan obligasi sebesar Rp9 triliun dan Rp1 triliun untuk sukuk. Untuk sisanya, Perry masih enggan memberikan rincian kapan waktu tepatnya untuk Adira Finance kembali menerbitkan obligasi. Ia hanya menegaskan bahwa biasanya penerbitan obligasi rata-rata dilakukan dua kali dalam setahun.

"Mungkin second half tapi kita lihat pasar dulu. Tapi saya rasa tidak jauh dari penerbitan yang di Maret. Sedangkan untuk sukuk juga kita lihat perkembangan karena bisa saja kita simpan untuk tahun depan," ungkap Perry.

Sementara itu, Direktur Keuangan Adira Finance I Dewa Made Susila menambahkan, di kuartal I-2018, piutang pembiayaan yang didanai melalui skema pembiayaan bersama mencapai Rp19,0 triliun, setara dengan 41 persen dari piutang pembiayaan yang dikelola. Sementara pendanaan yang berasal dari eksternal mencapai Rp21,1 triliun.

"Pinjaman perbankan dan pasar modal memiliki kontribusi 44 persen : 56 persen. Sdangkan untuk gearing ratio turun menjadi 3,4 kali dari sebelumnya 3,9 kali pada kuartal I-2017," ungkap I Dewa Made Susila.

Lebih lanjut, untuk menunjang kegiatan usaha penyaluran pembiayaan, Adira Finance memiliki beberapa alternatif sumber pendanaan yang terdiversifikasi, yakni skema pembiayaan bersama dan pendanaan eksternal yang terdiri dari pinjaman perbankan baik dari dalam maupun luar negeri dan surat utang dalam negeri.

"Strategi ini membantu Adira Finance guna memiliki fleksibilitas dalam memperoleh pendanaan yang mencukupi dengan tingkat bunga yang kompetitif," pungkas I Dewa Made Susila.



(ABD)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id