Ilustrasi (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

2018, Krakatau Steel Alokasikan Belanja Modal USD560 Juta

Desi Angriani • 21 Maret 2018 07:15
Cilegon: PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) mengalokasikan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar USD560 juta di 2018. Dana itu naik tiga kali lipat dibandingkan dengan anggaran belanja modal di tahun lalu yang sebesar USD200 juta.
 
"Dana belanja modal tahun ini kita anggarkan USD560 juta," kata Direktur Utama Krakatau Steel Mas Wigrantoro Roes Setiyadi, di The Royal Krakatau Hotel, Cilegon, Selasa, 20 Maret 2018.
 
‎Mas Wig mengatakan sumber pendanaan yang mayoritas berasal dari perbankan ini akan dialokasikan untuk melanjutkan pembangunan proyek yang tengah berjalan. Salah satunya pembangunan Pabrik Baja Canai Panas #2 (Hot Strip Mill/HSM #2) yang progres fisiknya telah mencapai 58,39 persen.

"Kita fokus untuk menjalankan proyek yang sedang berjalan," imbuh dia.
 
Meski Krakatau Steel terus mengalami kerugian sejak lima tahun lalu, Mas Wig meyakini, tahun ini perseroan dapat membukukan laba bersih. Hal ini merujuk pada tren positif serta harga produk baja Hot Rolled yang kini mencapai USD700.
 
Di sisi lain, perseroan terus melakukan efesiensi serta menggenjot produktivitas dengan target produksi sebanyak 2,8 juta ton baja di 2018. "Dengan adanya peluang tersebut, kami optimistis bisa meningkatkan volume penjualan dan akan semakin memperbaiki kinerja di semester II-2018 ini," tegasnya.
 
Adapun Krakatau Steel resmi tercatat sebagai perusahaan publik dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 November 2010 dengan melepas kepemilikan saham ke publik sebesar 20 persen. Nilai aset perseroan per 31 Desember 2017 mencapai USD4,11 miliar.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ABD)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan