Ilustrasi. FOTO: dok MI.
Ilustrasi. FOTO: dok MI.

IHSG Terdorong Optimisme Pasar Global

Ekonomi ihsg
Ade Hapsari Lestarini • 10 Desember 2019 09:58
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi kembali menguat seiring optimisme investor yang membayangi pasar regional dan domestik.
 
Tim analis Samuel Sekuritas menilaimeskipun pasar Amerika Serikat (AS) cukup fluktuatif membuka minggu ini, namun pasar Eropa serta Tiongkok masih cukup positif sambil menanti rilis data terbaru ekonomi.
 
Sementara itu, dari sisi domestik sendiri akan ada rilis data penjualan retail per Oktober 2019 yang diperkirakan naik 2,9 persen yoy dibandingkan September 2019 yang hanya naik 0,7 persen yoy.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam riset hariannya, Selasa, 10 Desember 2019, Samuel Sekuritas mencatat pasar AS membuka minggu ini dengan pelemahan setelah sempat menguat pekan lalu. Mayoritas pelemahan akibat tekanan dari saham Apple yang melemah serta tekanan dari prospek perjanjian dagang AS-Tiongkok yang semakin menipis.
 
Investor menunggu data inflasi Tiongkok per November 2019 dengan konsensus naik 4,2 persen yoy dibandingkan October 2019 yang naik sebesar 3,8 persen yoy. Selain itu, trade balance Inggris per Oktober 19 diperkirakan defisit 3 miliar poundsterling atau lebih tipis dari September 2019 yang defisit 3,36 miliar poundsterling.
 
Di sisi lain indeksNasdaq turun -0,4 persen menjadi 8.621 diikuti Dow Jones melemah -0,38 persen menjadi 27.909 dan S&P500 -0,32 persen ke level 3.135.
 
"Indeks EIDO melemah tipis (-0,12 persen) dengan Nikkei pagi ini dibuka melemah -0,17 persen. IHSG Senin sempat menguat +0,11 persen menjadi 6.193 dengan faktor pendorong adalah sektor properti serta saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM). Net buy asing pada pasar regular mencapai Rp71,7 miliar.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif