Pekerja melintas di lokasi pabrik PT Krakatau Steel. Reuters/Beawiharta
Pekerja melintas di lokasi pabrik PT Krakatau Steel. Reuters/Beawiharta

Rugi Bersih KRAS Mencapai USD117,5 Juta

Widyasari • 08 November 2014 09:52
medcom.id, Jakarta: PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) menyatakan, pada periode Januari-September 2014, perseroan membukukan rugi bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar USD117,5 juta.
 
"Hal ini sejalan dengan penurunan laba kotor dan dicatatkannya rugi operasi. Selain itu, bagian rugi dari entitas asosiasi sebesar USD48,9 juta, dimana USD48,7 juta merupakan bagian rugi dari PT Krakatau Posco (PTKP), turut memberikan kontribusi terhadap rugi bersih perseroan," bunyi dokumen resmi perseroan yang dipublikasikan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI), seperti dikutip Sabtu (8/11/2014).
 
Dari jumlah bagian rugi PTKP tersebut, sebesar USD42,2 juta timbul di H1 2014 sebagai dampak dari proses learning curve di PTKP selama 2,5 bulan pertama tahun ini, menyusul baru beroperasinya pabrik tersebut di akhir tahun 2013. "Saat ini PTKP telah beroperasi dengan tingkat utilisasi kapasitas mendekati kapasitas produksi totalnya. Selain itu, PTKP selama M9 2014 mencatat penjualan slab dan pelat baja masing-masing sebesar 807.000 ton dan 328.000 ton," ujar dokumen tersebut.

Dalam dokumen tersebut juga dijelaskan, total volume penjualan produk baja perseroan turun 4,6% YoY menjadi 1.717.114 ton selama periode yang sama, akibat penurunan volume penjualan produk CRC (-11,6% YoY menjadi 374.605 ton) dan Wire Rod (-22,5% YoY menjadi 132.635 ton). "Penurunan volume penjualan CRC sejalan dengan kebijakan Perseroan untuk mengoptimalkan penjualan HRC," ujar keterbukaan informasi tersebut.
 
Selanjutnya, volume penjualan baja anak perusahaan juga menurun, seperti baja tulangan (-10,9% YoY menjadi 163.276 ton), baja profil (-55,5% YoY menjadi 27.838 ton), dan pipa baja (-39,9% YoY menjadi 39.769 ton).
 
Perseroan juga mencatat rugi operasi sebesar USD59 juta pada periode Januari-September 2014 dibandingkan dengan laba operasi USD8,2 juta selama periode yang sama tahun lalu.
 
Rugi operasi tersebut sejalan dengan penurunan laba kotor Perseroan yang turun sebesar 62,9% YoY menjadi USD32 pada periode Januari-September 2014 juta, akibat penurunan volume penjualan dan harga jual rata-rata produk baja.
 
"Penurunan beban pokok pendapatan sebesar 10,5% YoY tidak dapat mengimbangi penurunan pendapatan bersih.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WID)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan