Ilustrasi. FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu Artanti
Ilustrasi. FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu Artanti

IHSG Berpeluang Kembali Pamer Kekuatan

Ekonomi ihsg
Annisa ayu artanti • 05 Februari 2020 08:52
Jakarta: Bursa saham Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa waktu setempat ditutup menguat. Indeks Dow Jones menanjak 1,44 persen, S&P 500 melonjak 1,50 persen, dan Nasdaq menguat 2,10 persen. Bursa saham AS ditopang penguatan saham-saham teknologi seperti Apple, Microsoft, dan Tesla yang menguat lebih dari tiga persen.
 
"IHSG hari ini diperkirakan akan kembali berada di zona positif seiring dengan kenaikan bursa saham global. Investor juga diproyeksi akan menunggu rilis data PDB kuartal IV-2019 dan PDB setahun penuh 2019 Indonesia yang akan rilis hari ini," sebut Samuel Research Team, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Rabu, 5 Februari 2020.
 
Adapun sentimen positif datang dari meredanya kekhawatiran akan virus korona yang dapat membuat pertumbuhan ekonomi global melambat. Sentimen positif juga datang dari besarnya potensi Bank Sentral Tiongkok (PBOC) untuk menurunkan suku bunga serta rasio reserve requirement dalam beberapa minggu ke depan untuk menopang pertumbuhan ekonomi.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelumnya PBOC secara resmi akan menyuntikan dana hingga lebih dari satu triliun yuan. Agresifnya langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Tiongkok diharapkan akan membuat ekonomi Tiongkok di kuartal II-2020 berbalik arah dari kuartal I yang diperkirakan akan turun terkait isu virus korona.
 
Di sisi lain, indeks Nasdaq mencapai rekor tertinggi dan S&P 500 membukukan kenaikan satu hari terbesar dalam sekitar enam bulan pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Kondisi itu terjadi karena meredanya kekhawatiran akan dampak ekonomi yang besar dari wabah virus korona setelah bank sentral Tiongkok melakukan intervensi.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 407,82 poin atau 1,44 persen menjadi 28.807,63 poin. Indeks S&P 500 naik 48,67 poin atau 1,50 persen menjadi 3.297,59. Indeks Komposit Nasdaq berakhir melonjak 194,57 atau 2,10 persen menjadi 9.467,97.
 
Saham-saham teknologi memimpin kenaikan di antara sektor S&P 500, menguat 2,6 persen. Saham perusahaan cip, yang terutama memiliki eksposur ke Tiongkok, melonjak, dengan indeks Philadelphia Semiconductor terangkat 3,1 persen. Saham Alphabet Inc jatuh 2,5 persen, setelah induk perusahaan Google itu membukukan penurunan pendapatan.
 
Musim laporan laba kuartal keempat kira-kira setengahnya sudah dilakukan, dengan perusahaan-perusahaan S&P 500 diperkirakan akan mencatat kenaikan laba sebesar 1,6 persen pada periode tersebut, menurut data IBES dari Refinitiv. Namun, laba pada 2020 diperkirakan akan naik 8,7 persen.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif