Ilustrasi. Foto: AFP/Bay Ismoyo.
Ilustrasi. Foto: AFP/Bay Ismoyo.

Papua dan Kalimantan Utara Jadi Provinsi Terendah Pengaduan THR

Ekonomi Papua ketenagakerjaan tunjangan hari raya Kemenaker kalimantan utara
Annisa ayu artanti • 05 Mei 2022 09:58
Jakarta: Papua dan Kalimantan Utara menjadi provinsi dengan pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR) 2022 terendah.
 
Berdasarkan data Posko THR 2022 per 3 Mei 2022, tercatat jumlah pengaduan terkait THR 2022 sebanyak 5.589 laporan. Sebanyak 3.003 merupakan pengaduan online dan sebanyak 2.586 merupakan konsultasi online.
 
"Provinsi terendah yang mengadu THR yakni Papua dan Kalimantan Utara, yakni masing-masing hanya dua laporan dengan pokok pengaduan THR tak dibayarkan dan THR tidak sesuai dengan ketentuan," kata Sekjen Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Anwar Sanusi, dalam siaran persnya, Kamis, 5 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara untuk provinsi terbanyak pelaporan pengaduan THR 2022 adalah DKI Jakarta. Anwar menyebutkan, jumlah pengaduan THR 2022 DKI Jakarta sejak 8 April-3 Mei tercatat sebanyak 930 laporan.
 
Setelah DKI Jakarta, provinsi terbanyak berikutnya disusul Jawa Barat sebanyak 614 pengaduan, Banten sebanyak 322 pengaduan, dan Jawa Timur sebanyak 288 pengaduan.
 
Adapun, dari jumlah 930 laporan yang dimiliki DKI Jakarta, paling banyak mengadukan soal THR tak dibayarkan 416 laporan, THR tak sesuai ketentuan 377 laporan, dan 137 laporan THR terlambat bayar.
 
Lebih lanjut, kata Anwar, sebagai tindak lanjut pemeriksaan pengaduan posko THR 2022, pihaknya telah mengeluarkan Nota Pemeriksaan 1 terhadap 10 pengaduan yang telah ditindaklanjuti, yakni di provinsi Jawa Barat sebanyak dua pengaduan, dan Jawa Tengah sebanyak delapan pengaduan.
 
Sesuai Pasal 79 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan, ada sanksi secara bertahap yang diberikan kepada pengusaha yang tak membayar THR atau membayar THR tapi tak sesuai ketentuan.
 
"Dimulai dari teguran tertulis, pembatasan kegiatan usaha, penghentian sementara sebagian atau seluruh alat produksi, hingga pembekuan kegiatan usaha," pungkas Anwar.
 
(AHL)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif