Mendag Muhammad Lutfi. Foto: dok Biro Humas Kemendag.
Mendag Muhammad Lutfi. Foto: dok Biro Humas Kemendag.

Geram Banyak Buah Impor, Zulhas: Padahal di Indonesia Banyak!

Antara • 04 Desember 2022 10:30
Jakarta: Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menyoroti banyaknya perusahaan yang melakukan impor buah, sedangkan di Indonesia mampu memproduksinya.
 
Mendag Zulkifli menegaskan agar para pengusaha importir buah dan sayur memilah dan memilih produk yang bakal diusahakan masuk ke dalam negeri.
 
"Itu juga harus melindungi petani buah kita, kita punya manggis, mangga, kita punya apa namanya buah naga, kita punya nanas, kita punya pisang, kalau dibanjiri siapa saja boleh masuk ke sini, apapun barang-barangnya itu, siapapun itu, saya nggak mau," tegas Mendag dalam bincang bersama Hotman Paris di Jakarta, dikutip Minggu, 4 Desember 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam kesempatan yang sama, salah seorang pengusaha importir buah dan sayur turut mengeluhkan lamanya proses perizinan ekspor-impor yang menurutnya dapat terbit lima hari saja, namun dalam prosesnya menjadi berbulan-bulan.
 
Terkait keluhan tersebut Mendag mengatakan perizinan ekspor-impor dalam praktiknya melibatkan sejumlah kementerian, dalam hal ini Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Perindustrian, serta Kementerian Pertanian.
 
Baca juga: Mendag: Ketersediaan dan Harga Pangan Jelang Libur Nataru Stabil!

 
Kemudian, tambahnya, sistem perizinan juga sudah dikendalikan melalui sistem daring yang dipantau petugas. "Yang diatur NK (Neraca Komoditas). Itu saya cuma nunggu. Nunggu di sana kalau setuju impor," ujarnya.
 
Hotman Paris turut bertanya ke Mendag terkait kebenaran kabar adanya ekspedisi yang secara bebas mengimpor. "Tapi katanya, banyak benar ekspedisi di luar mereka itu yang secara bebas mengimpor. Benar enggak?" tanyanya.
 
Mendag Zulkifli pun menanggapi, apabila mengetahui hal tersebut agar melapor ke pihaknya. "Kalau ada yang impor bebas, laporin yang mana, mana tempatnya, gitu aja, biar kita tindak, di mana, kapal mana, buah ada di mana," ujar Mendag.
 
*Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id*

 
(HUS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif