SKK Migas. Foto; SKK Migas.
SKK Migas. Foto; SKK Migas.

SKK Migas-Inpex Masela Selesaikan Metocean Service Visit Proyek LNG Abadi

Ekonomi skk migas lng Blok Masela
Annisa ayu artanti • 11 Oktober 2020 10:01
Jakarta: Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Inpex Masela, Ltd. telah menyelesaikan metocean service visit untuk proyek LNG Abadi di wilayah perairan Lapangan Abadi, Laut Arafura.
 
Pelaksanaan metocean service visit ini dilakukan tanpa harus menyandarkan Kapal NV NMS Brilliance ke pelabuhan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, untuk menjalani karantina. Kapal NV NMS Brilliance berangkat dari Jakarta ke wilayah Lapangan Abadi pada 13 September dengan membawa personel dan awak kapal
 
“Dengan inovasi baru ini, inspeksi dan perawatan terhadap 17 stasiun metocean di laut serta pengambilan data terkait metocean dapat dilakukan dengan lebih cepat, untuk selanjutnya akan diolah dan dianalisis,’’ Deputi Operasi SKK Migas Julius Wiratno dalam keterangan tertulis, Minggu, 11 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Secara lebih detil, ia menjelaskan aktivitas utama yang dilakukan selama metocean service visit adalah melakukan pengambilan, pengecekan, perawatan peralatan dan sensor pada stasiun pengamatan metocean, serta mengunduh dan memverifikasi data serta sistem penyimpanan data, hingga memasang kembali sensor dan peralatan ke stasiun pengamatan metocean.
 
Menurutnya, aktivitas metocean service visit di tengah pandemi covid-19 cukup merepotkan, sehingga harus ada inovasi baru dari SKK Migas dan Inpex dalam melakukannya seperti pelaksanaan service visit tanpa sandar di pelabuhan Maluku, pemberlakuan dan monitoring protokol kesehatan anti-covid 19 sesuai standar World Health Organization (WHO) kepada personel dan awak kapal setiap hari.
 
“Keberhasilan ini menjadi preseden yang baik bagi pelaksanaan aktivitas hulu migas di Lapangan minyak dan gas bumi lainnya selama masa pandemi covid-19 ini,” ucapnya.
 
Sementara itu, Vice President Corporate Services Inpex Masela, Ltd Henry Banjarnahor mengatakan, dengan melakukan beberapa inovasi tersebut metocean service bisa berjalan.
 
“Hal ini memberikan semangat bagi kami bahwa inovasi-inovasi lain dapat direncanakan dan dilakukan setelah melalui kajian yang sangat seksama, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang telah ditetapkan,” ujar Henry.
 
Proyek Abadi Masela ini direncanakan memiliki kapasitas produksi sebesar 1.750 MMSCFD (9,5 MTPA LNG dan 150 MMSCFD gas pipa). SKK Migas menargetkan proyek abadi Masela dijadwalkan dapat berproduksi pada 2027.

 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif