Dukungan perusahaan BUMN bisa membantu pekerja seni di industri kreatif. Foto: ANTARA/Irwansyah Putra.
Dukungan perusahaan BUMN bisa membantu pekerja seni di industri kreatif. Foto: ANTARA/Irwansyah Putra.

Dukungan BUMN Bisa Bikin Sektor Industri Kreatif Bertahan

Ekonomi BUMN industri kreatif ekonomi kreatif
Ade Hapsari Lestarini • 22 Juli 2020 09:53
Jakarta: Sektor industri kreatif dan ekosistemnya terdampak pandemi covid-19. Aktivitas industri ini terhenti sejak pandemi muncul hingga new normal.
 
Pemerintah, melalui berbagai perusahaan BUMN, belakangan semakin aktif berkolaborasi dengan public figure, seniman, dengan menggelar event yang diselingi kampanye positif dan memberi semangat menerapkan protokol kesehatan.
 
Pemerintah, BUMN, dan industri kreatif harus bersinergi, berkomunikasi, agar berbagai program dapat disampaikan ke masyarakat. Karena, dengan komunikasi, berbagai salah paham dan salah informasi bisa lebih mudah atasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mengutip keterangan resminya, Rabu, 22 Juli 2020, PT Pertamina (Persero) menjadi salah satu perusahaan BUMN yang mendukung gerak industri kreatif melalui kegiatan PertaShow #5 by Pertamina bertema "Berbagi Berkah untuk Semua" pada 22 Juli pukul 19.30.
 
"Nantinya Pertamina mengajak masyarakat berdonasi dengan menukarkan poin di aplikasi My Pertamina. Mereka yang beruntung, tersedia saldo LinkAja masing-masing Rp500 ribu untuk 100 pemenang dan Yamaha Lexi," tulis keterangan tersebut.
 
MusisiAddie MS yang beberapa waktu lalu bersama sejumlah musisi hadir ke Istana dan bertemu Presiden, mengatakan, dengan bertemu langsung, Presiden bisa mendapat masukan mengenai permasalahan yang ada di masyarakat. Para seniman pun bisa mendapatkan gambaran mengenai permasalahan yang dihadapi oleh Pemerintah dari Presiden langsung.
 
"Diharapkan para seniman bisa tergerak untuk ikut menyosialisasikan protokol kesehatan yang ditetapkan Pemerintah dengan kreativitas masing-masing," ujar Addie.
 
Menurut dia pandemi covid ini bukan masalah Pemerintah saja, namun masalah bersama hingga seluruh bangsa di dunia. Karena itu, langkah dan kolaborasi menjadi kunci agar semua pihak bisa sama-sama maju.
 
"Jadi, kolaborasi apa pun, baik antar seniman maupun dengan BUMN atau swasta, tentu baik sekali. Inisiatif BUMN atau swasta untuk menggandeng para seniman untuk ikut penggalangan dana maupun sekadar mengingatkan masyarakat pentingnya saling melindungi dengan rajin pakai masker dan menjaga jarak tentu sangat baik. Di negara-negara lain, dukungan perusahaan negara pada aktivitas seni budaya, sangat lazim," tegas Addie.
 
Seniman Butet Kartaredjasa juga mengatakan mengutarakan bahwa perusahaan BUMN, juga diharapkan semakin bisa berkontribusi kepada sektor kesenian, industri kreatif, terutama di daerah. Apalagi BUMN memiliki kemampuan pendanaan dan juga jaringan sehingga peran dan dukungan itu dapat lebih dioptimalkan. Tentu saja, diharapkan BUMN tidak hanya memberi dukungan kepada seni yang bisa dipublikasikan secara daring, tapi seni lain seperti sastra, seni rupa, juga perlu mendapat dukungan sama.
 
"Perusahaan BUMN itu kan tempatnya orang lembaga, yang memiliki duit. Dengan kemampuan itu, seharusnya memudahkan mereka mengambil peran untuk fokus mendukung seni, mereka bagaimana bisa mendukung ekonomi pada berbagai lapis kesenian," ujar dia.
 
Ia mengatakan, ekosistem di sektor seni sangat besar, misal dalam setiap pertunjukan terdapat peran dan dukungan pihak lain mulai orang yang mengurus sound dengan tim, sound engineer, lighting, orang yang mengurus kostum, make-up, konsumsi. Bahkan, ada seni karawitan, penari jawa, yang juga perlu ditolong diperhatikan pemerintah.
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif